Bangunan Ambruk, Buruh Tewas Tertimpa Beton di Penjaringan

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tewas/meninggal/mayat. Shutterstock

    Ilustrasi tewas/meninggal/mayat. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang buruh tewas di lantai dua bangunan ambruk di Cluster Ebony, depan Waterbom Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu, 15 September 2018.

    Baca juga: Penembakan di Tanjung Priok, Polisi: Deni Tembak Istrinya 3 Kali

    Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara Satriadi Gunawan mengatakan, petugas mendapatkan korban tak bernyawa sekitar pukul 16.00 WIB.

    "Sudah meninggal. Dia tertimpa beton," kata Satriadi saat dihubungi Tempo, Sabtu, 15 September 2018.

    Satriadi mengatakan, hari dirinya menerima laporan satu orang berkelamin laki-laki  terjebak setelah bangunan itu runtuh. Dia tak menyebutkan nama dan identitas korban. “Yang pasti korban adalah buruh yang sedang mengerjakan pembangunan di sana,” ujar Satriadi.

    Evakuasi korban memakan waktu cukup lama lantaran petugas harus menggeser serakan beton. Upaya penyelamatan dilakukan sejak 08.10 WIB.

    Satriadi berujar, pencarian korban tak mudah. Sebanyak 20 petugas dikerahkan sedari pagi hingga sore ini. "Sampai anjing pelacak turun," ujar Satriadi.

    Baca juga: BKN Sebut Pemprov DKI Paling Banyak Pekerjakan PNS Koruptor

    Satriadi memastikan tidak ada lagi korban lain yang tewas di dalam bangunan berlantai tiga itu. Kondisi lapangan, lanjut dia, sudah aman. Dia tak mengetahui kapan insiden runtuh itu terjadi.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.