Rumah DP Nol Rupiah di Pondok Kelapa, Ini Skema Cicilannya

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melihat maket rumah DP nol rupiah Samawa di kawasan Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta, Jumat, 12 Oktober 2018. Rusunami ini dibangun di atas lahan seluas 1,5 hektare dan ditargetkan rampung pada Juli 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melihat maket rumah DP nol rupiah Samawa di kawasan Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta, Jumat, 12 Oktober 2018. Rusunami ini dibangun di atas lahan seluas 1,5 hektare dan ditargetkan rampung pada Juli 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah meresmikan program Rumah DP nol rupiah pada Jumat lalu. Warga Jakarta yang belum memiliki rumah kini bisa mencicil hunian yang terletak di Jalan Haji Naman, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur itu.

    Baca: Rumah Murah Anies Baswedan Pakai Nama SAMAWA, Ini Alasannya

    Peminat rumah DP nol rupiah itu dapat mendaftarkan diri secara online maupun offline. Pendaftaran secara resmi dibuka mulai 1 November 2018. Untuk informasi syarat dan tata cara pendaftaran, masyarakat dapat mengakses informasi melalui situs resmi samawa.jakarta.go.id.

    Melalui akun Twitter-nya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan bahwa pelayanan pendaftaran dapat dilakukan di kantor wali kota dan kantor Dinas Perumahan.

    Pemprov DKI Jakarta membangun setidaknya 780 unit bangunan dalam program ini. Unit-unit tersebut terdiri atas tipe hunian 21 dan 36.

    Rumah tipe 21 dijual dengan estimasi biaya mulai Rp184 juta hingga Rp213 juta. Sementara itu, tipe 36 dipatok dengan harga mulai Rp304 juta hingga Rp310 juta.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau proyek pembangunan rumah DP nol rupiah Samawa di kawasan Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta, Jumat, 12 Oktober 2018. Rusunami ini diperuntukkan bagi warga yang ber-KTP DKI Jakarta serta berpenghasilan di bawah Rp 7 juta per bulan. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Pemprov DKI menyediakan dua skema cicilan sebagaimana diatur dalam Pergub Nomor 104 Tahun 2018. Skema pertama dengan cicilan Rp2 juta per bulan menyasar masyarakat dengan estimasi penghasilan Rp5,73 juta. Untuk skema ini, jangka waktu cicilan adalah 20 tahun.

    Baca: Anies Baswedan Luncurkan Hunian DP Nol Rupiah Siang Ini

    Skema kedua dipatok dengan cicilan Rp2,4 juta per bulan yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan minimal Rp6,93 juta. Adapun jangka waktu pelunasan untuk skema cicilan rumah DP 0 rupiah ini adalah 15 tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.