Revitalisasi Taman Ismail Marzuki, dari Soal Dana hingga Bioskop

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Plaza Teater Jakarta di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Senin, 23 Oktober 2017. Dok.TEMPO/Ilham Fikri

    Plaza Teater Jakarta di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Senin, 23 Oktober 2017. Dok.TEMPO/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana merevitalisasi Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat yang tahun ini bertepatan usia 50 tahun alias sudah setengah abad.

    Pembangunan ulang Taman Ismail Marzuki (TIM) itu akan memakan waktu selama dua tahun dan menghabiskan dana hingga Rp1,8 triliun. 

    Baca : Ulang Tahun ke-50 Taman Ismail Marzuki Dihadiri Ribuan Orang

    "Jakarta harus menjadi pusat kebudayaan di Asia Tenggara, TIM akan menjadi simbol seni dan kebudayaan itu," ujar Anies saat memberikan sambutan di perayaan ulang tahun ke-50 di TIM, Sabtu, 10 November 2018.  

    Proyek revitalisasi itu rencananya akan ditangani oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan dimulai pada tahun 2019. Untuk proses pendanaan, rencananya akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2019.  

    Proses penyaluran dana itu akan dibagi Pemprov DKI dalam dua tahap, yakni yang pertama pada tahun 2019 sebesar Rp501 miliar dan tahun 2020 sebanyak Rp1,307 triliun.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.