Hasil Kajian Pulau Reklamasi oleh TGUPP, Anies : Keren

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau salah satu kawasan di pulau reklamasi Teluk Jakarta, Kamis, 7 Juni 2018. Anies juga menyegel lahan pulau C walau belum ada bangunan atau aktivitas pembangunan. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau salah satu kawasan di pulau reklamasi Teluk Jakarta, Kamis, 7 Juni 2018. Anies juga menyegel lahan pulau C walau belum ada bangunan atau aktivitas pembangunan. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memuji hasil kajian tata kelola Pulau Reklamasi oleh Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Pesisir. Hasil kajian itu disebutnya telah rampung.

    Baca berita sebelumnya:
    Pergub Baru Anies, Jakpro Ikut Kelola Tiga Pulau Reklamasi

    "Saya senang sekali melihat hasil kajian kemarin, keren. Serius," ujar Anies ketika ditemui di Cawang, Jakarta Timur, Jumat 23 November 2018.

    Dari hasil kajian yang dilakukan TGUPP Pesisir itu, Anies mengatakan, Pulau Reklamasi akan memiliki perkampungan nelayan dan pantai terbuka yang bisa dipakai oleh berbagai kalangan. Tapi yang lebih menarik, kata dia, adalah bahwa Pulau Reklamasi akan memiliki tiga pelabuhan terintegrasi.

    Kendaraan melintasi rumah kantor (rukan) hasil reklamasi pulau D di Jakarta Utara, 28 Desember 2017. Tempo/Fakhri Hermansyah

    "Salah satunya dengan pasar ikan. Saya sekarang lagi minta dibuatkan 3D-nya, biar lebih ilustratif," ujar Anies.

    Baca juga:
    2025 Bundaran HI Tenggelam, Ketua DPRD DKI: Itu Gunanya Reklamasi

    Dalam keterangannya September lalu, Ketua TGUPP Pesisir, Marco Kusumawijaya, memang menerangkan sedang membuat konsep penataan Pulau C, D, dan G versi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Saat itu, Marco mengatakan belum bisa membeberkan konsep penataan itu karena menunggu hasil kajian dampak lingkungan (AMDAL) yang akan keluar pada November atau Desember 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.