Minggu, 16 Desember 2018

Anies Sebut Reuni Akbar 212 Bawa Keuntungan Bagi Orang Kecil

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di acara reuni akbar 212, Monas, Jakarta Pusat, Ahad, 2 Desembe 2018. Dok Humas Pemprov DKI

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di acara reuni akbar 212, Monas, Jakarta Pusat, Ahad, 2 Desembe 2018. Dok Humas Pemprov DKI

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyatakan, perhelatan reuni akbar 212 membawa keuntungan bagi rakyat kecil. Rakyat kecil yang dimaksud adalah penjual makan dan minuman di sekitar di Monas.

    Baca: Genset Dekat Panggung Utama Reuni Akbar 212 Meledak

    "Jadi ini berkumpulnya begitu banyak (orang) ini berkah buat perekonomian orang kecil," kata Anies, Ahad, 2 Desember 2018.

    Anies menyampaikan, usaha kuliner mendadak kedatangan banyak pembeli di akhir pekan ini. Sebab, para peserta aksi pasti memerlukan makan dan minum. Lautan massa yang hadir, kata Anies, justru mendongkrak perekonomian usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

    "Orang yang datang semuanya butuh makan dan minum dan itu memberi manfaat ekonomi yang luar biasa," tutur Anies.

    Acara reuni 212 berlangsung di Monas mulai pukul 03.00 WIB hingga 12.00 WIB. Ribuan warga membubarkan diri sekitar pukul 11.00 WIB. Panitia mengisi reuni ini dengan acara salat tahajud, salat subuh berjamaah, serta zikir, salawat, dan mendengarkan ceramah Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

    Baca: Peserta Reuni Akbar 212 'Sweeping' Isi Warteg, Maya Raup Rezeki

    Dalam reuni akbar 212 itu hadir Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Selanjutnya ada Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais dan Ketua Umum FPI Sobri Lubis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".