Sabtu, 15 Desember 2018

Polisi Cari Saksi Buru Pemasang Spanduk Provokatif #JKWBersamaPKI

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pagar rumah yang sebelumnya digunakan untuk memasang spanduk propaganda di Jalan Al Habsyi RT6 RW7 Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. TEMPO/Imam Hamdi

    Pagar rumah yang sebelumnya digunakan untuk memasang spanduk propaganda di Jalan Al Habsyi RT6 RW7 Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. TEMPO/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Sektor Tanah Abang Ajun Komisaris Besar Lukman Cahyono mengatakan polisi ikut membantu menelusuri pemasang spanduk provokatif #JKWBersamaPKI di kawasan Tanah Abang.

    "Kami sudah mencari informasi dari saksi-saksi di sekitar TKP (tempat kejadian perkara)," kata Lukman saat dihubungi, Jumat, 7 Desember 2018 terkait kasus spanduk tersebut.

    Baca : Bahar bin Smith Jadi Tersangka, Ini Kata Polda Metro Jaya

    Spanduk bernada provokatif tersebut telah dicopot Badan Pengawas Pemilu dan polisi di rumah yang dijadikan konveksi di Jalan di Jalan Al Habsyi RT6 RW7 Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa lalu.

    Selain tulisan #JKWBersamaPKI, di spanduk itu juga ada tagar lain yang bernada propaganda, seperti #PKIBerkedokPancasila #JKWHoaxNasional #JKWGunderuwoNasional #JKWSontoloyoNasional 2019 Tenggelamkan PKI.

    Sedangkan pada bagian bawah spanduk terdapat tulisan Prabowo - Sandi for Presiden Indonesia Kuat. Selain itu, pada sisi kiri spanduk terpampang foto pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

    Lukman mengatakan mengatakan masih terus mencari saksi yang melihat pemasangan spanduk tersebut. Namun, kata dia, proses investigasi untuk mencari pembuat dan pemasangan spanduk itu saat ini dilakukan oleh pengawas pemilu yang ada di tingkat kecamatan.

    Simak juga :
    3 Begal Remaja di Bekasi Dibekuk Polisi: Korban Mengalami Luka Bacok 

    Polisi, kata dia, membantu mengumpulkan informasi secara tidak formal untuk mencari pelakunya. Sejauh ini, Lukman belum mau menyebutkan siapa saja warga yang telah dimintai keterangan. "Sebab, dari Polsek hanya membantu saja."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.