DKI Pinjamkan Lima Truk Sampah untuk Kota Bekasi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyaksikan penyerahan simbolis bantuan peminjaman truk sampah kepada Pemerintah Kota Bekasi di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Selasa, 15 Januari 2019. TEMPO/Lani Diana

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyaksikan penyerahan simbolis bantuan peminjaman truk sampah kepada Pemerintah Kota Bekasi di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Selasa, 15 Januari 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta meminjamkan lima truk sampah untuk Pemerintah Kota Bekasi. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji menyatakan ditambah lima truk itu, total ada 55 truk sampah yang telah dipinjamkan DKI sejak tiga tahun terakhir.

    "Sekarang ada 55 truk sampah yang kita pinjam-pakaikan untuk Kota Bekasi," kata Isnawa di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Selasa, 15 Januari 2019.

    Baca: Anies: Truk DKI dari Bantargebang Dicuci Sebelum Balik ke Jakarta

    Penyerahan lima truk sampah itu berlangsung hari ini. Isnawa memberikan kunci simbolis kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Luthfi. Penyerahan bantuan tersebut disaksikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

    Adapun lima truk sampah yang dipinjamkan ke Bekasi adalah truk typer. Ada dua truk typer besar dengan kapasitas 8 ton dan tiga truk typer kecil dengan kapasitas 4 ton.

    Baca: Pembatasan Truk Sampah, DKI Minta Wali Kota Bekasi Diskusi Dulu

    Pemerintah DKI telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bekasi sehubungan dengan pengelolaan sampah. Setiap hari, DKI mengirim sekitar 7.400 ton ke TPST Bantargebang, Bekasi. Selain itu, pemerintah DKI mengalokasikan dana wajib atau kompensasi bau sampah untuk Pemerintah Kota Bekasi sebesar Rp 338 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019.

    Adapun peminjaman truk sampah DKI kepada Kota Bekasi terakhir dilakukan pada 2018. Saat itu, Isnawa mengatakan pihaknya meminjamkan 50 truk sampah ke Bekasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?