Polisi: Anggota FPI Buat Video Hina Jokowi Usai Acara Sandiaga

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendemo dari FPI melambaikan bendera organisasi dalam aksi menuntut Gubernur Ahok lengser di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, 1 Juni 2015. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Pendemo dari FPI melambaikan bendera organisasi dalam aksi menuntut Gubernur Ahok lengser di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, 1 Juni 2015. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menangkap dua anggota FPI Kabupaten Bogor untuk tuduhan membuat dan menyebarkan video berisi penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Video diunggah dan disebarluaskan lewat aplikasi percakapan dalam telepon genggam, Whatsapp.

    Baca:
    Polisi Tangkap Dua Anggota FPI Tersangka Penghina Jokowi

    Keduanya telah 'dijemput' di rumahnya masing-masing pada Kamis dan Jumat, 4-5 April 2019. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, S dan B--inisial kedua tersangka--membuat videonya itu pada Rabu 3 April 2019.

    "Video diduga direkam di depan area pintu masuk Grand Mekarsari Residence di Cileungsi Bogor, Jawa Barat," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dihubungi, Minggu 7 April 2019.

    Saat itu, Dedi menambahkan, kedua tersangka baru saja mengikuti acara peringatan Isra Miraj di Taman Buah Mekarsari yang dihadiri cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno. "Alasannya untuk membela guru besarnya Rizieq Shihab karena yang bersangkutan merupakan anggota FPI (Front Pembela Islam)," kata Dedi.

    Baca:
    Ini Isi Ceramah Dai Bahar bin Smith yang Dilaporkan Menghina Jokowi

    Barang bukti yang disita penyidik dalam kasus ini yaitu handphone merek Oppo milik tersangka S yang digunakan untuk merekam dan menyebarkan video. Handphone merek Samsung milik tersangka B juga ikut disita.

    Saat ini kedua tersangka berada di Markas Polres Bogor untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut kasus penghinaan Jokowi. Mereka terancam jerat UU ITE dan UU tentang Peraturan Hukum Pidana serta KUHP yang mengatur tentang ujaran kebencian.

    Tonton: Bentrok Massa FPI dan PDIP di Yogyakarta Terpicu oleh Hal Ini

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.