PT MRT Ikuti Pergub Anies, Penumpang Harus Patuhi Proses Ini

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komunitas sepeda lipat yang tergabung dari Brompton Monas Cyclists tengah mencoba menggunakan Moda Raya Terpadu (MRT) di Stasiun Bundaran HI, Jakarta, Sabtu 16 Maret 2019. Uji coba MRT untuk publik telah dibuka sejak 12 Maret lalu hingga 24 Maret nanti. Tempo/Tony Hartawan

    Komunitas sepeda lipat yang tergabung dari Brompton Monas Cyclists tengah mencoba menggunakan Moda Raya Terpadu (MRT) di Stasiun Bundaran HI, Jakarta, Sabtu 16 Maret 2019. Uji coba MRT untuk publik telah dibuka sejak 12 Maret lalu hingga 24 Maret nanti. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -Corporate Secretary PT Mass Rapid Transit atau PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin menyampaikan, pihaknya mewajibkan penumpang untuk tap out di stasiun tujuan terlebih dulu sebelum naik lagi kereta moda raya terpadu (MRT) menuju stasiun lain.

    Sebab, penumpang harus membayar sesuai jarak tempuh perjalanan yang dilaluinya.

    Baca : Penjelasan MRT Sempat Tutup Dua Pintu Masuk Stasiun Istora

    Kamaluddin mengutarakan, PT MRT Jakarta harus memungut biaya tiket sesuai besaran tarif yang tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 34 Tahun 2019 tentang Tarif Angkutan Perkeretaapian Mass Rapid Transit dan Kereta Api Ringan (Light Rail Transit).

    "Pergub-nya memang begitu, kalau pakai layanan MRT pergi ke stasiun lain memang harus membayar," kata Kamaluddin di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Sabtu, 6 April 2019.

    BUMD itu, lanjut Kamaluddin, tak bisa menerapkan besaran tarif sesuka hati. Uang yang dikeluarkan penumpang harus disesuaikan dengan jarak tempuh perjalanan.

    Misalnya, penumpang yang berangkat dari Stasiun Lebak Bulus menuju Stasiun Bundaran HI harus membayar Rp 14 ribu atau Rp 7 ribu karena sedang diskon. Sesampainya di Stasiun Bundaran HI, penumpang diharuskan tap out di pintu keluar.

    Jika ingin kembali lagi ke Lebak Bulus atau stasiun lain, menurut Kamaluddin, penumpang wajib membeli tiket baru atau langsung tap in menggunakan kartu bank. Dengan begitu, PT MRT Jakarta mengetahui pergerakan keluar-masuk penumpang.

    "Kalau dia tidak keluar dulu kita tidak bisa membedakan apakah dia hanya diam saja di Bundaran HI atau sudah menggunakan MRT bolak-balik. Kan di pergub-nya jelas tarif bolak-balik berapa," jelas Kamaluddin.

    Simak juga :
    PT MRT Bakal Beri Sanksi Mitra Usaha yang Menjual Mi Langsung Seduh

    Saat ini harga tiket MRT masih diskon 50 persen. Pemerintah DKI sepakat memberlakukan diskon sepanjang April 2019. Harga akan normal mulai bulan depan.

    MRT Jakarta diresmikan pada Ahad, 24 Maret 2019. Operasional komersilnya berjalan sejak 1 April ini. Adapun MRT fase 1 melayani rute Lebak Bulus-Bundaran HI yang melewati 13 stasiun. Total panjang lintasannya, yakni 15,7 kilometer.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.