Diskon akan Berakhir, MRT Jakarta Sosialisasikan Tarif Normal

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antrean penumpang mengular di pintu keluar Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu, 6 April 2019. Beberapa orang masih tertahan lama di pintu keluar karena kartu bank tak terdeteksi mesin di pintu keluar stasiun. TEMPO/Lani Diana

    Antrean penumpang mengular di pintu keluar Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu, 6 April 2019. Beberapa orang masih tertahan lama di pintu keluar karena kartu bank tak terdeteksi mesin di pintu keluar stasiun. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen PT MRT Jakarta mulai melakukan sosialisasi penetapan tarif normal yang akan diberlakukan pada Senin, 13 Mei 2019.

    "Sosialisasinya sudah melalui website kami. Dalam waktu dekat juga akan ada pemberitahuan cukup besar di media cetak dan elektronik," kata Sekretaris Perusahaan PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta Muhammad Kamaluddin saat ditemui di Wisma Nusantara, Jakarta, Rabu, 8 Mei 2019.

    Baca: MRT Bolehkan Makan-Minum Hanya untuk Membatalkan Puasa Ramadan

    Selain melalui website media cetak dan elektronik, kata Kamaluddin, pemberitahuan tentang pemberlakuan tarif normal tersebut akan disosialisasikan di sekitar stasiun MRT. Petugas yang ada di sekitar stasiun juga akan menyampaikan pemberlakuan tarif normal tersebut sekaligus menjelaskan keuntungan yang bisa didapat penumpang dengan menggunakan moda transportasi tersebut.

    Kamaluddin mengatakan penjelasan terkait dengan keuntungan menggunakan MRT perlu disosialisasikan agar masyarakat dapat mengetahui bahwa penetapan tarif normal tersebut sesuai dengan kualitas layanan yang diberikan.

    Menurut hasil survei yang dilakukan PT MRT, sekitar 30 persen dari 82 ribu pengguna MRT perhari saat ini akan terdampak oleh pemberlakuan tarif normal.

     Antrean mengular terlihat di pintu keluar stasiun MRT Lebak Bulus arah ke Jalan Cipete Raya pada Rabu, 17 April 2019. Tempo/Adam Prireza

    Karena itu, PT MRT tengah mengupayakan sejumlah strategi diantaranya selain memberikan layanan transportasi yang tepat waktu, mereka juga akan memberikan promosi baik di dalam stasiun, dari sisi retailnya, ataupun di sekitar stasiun dalam bentuk diskon pembelanjaan yang nantinya akan dapat mengompensasi kenaikan tarif MRT tersebut.

    Selain itu, MRT akan terus meningkatkan integrasi dengan Transjakarta sehingga masyarakat dapat dengan mudah berpindah dari layanan Transjakarta dengan stasiun MRT. Peningkatan integrasi ini, kata Kamaluddin, selain memudahkan pergerakan masyarakat juga diharapkan akan lebih menghemat biaya yang mereka keluarkan.

    Baca: Takut Penumpang Hilang, Diskon Tarif MRT Jakarta Diperpanjang

    Dalam upaya menarik minat masyarakat, MRT juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, diantaranya dengan berupaya mengurangi antrean, menjaga kebersihan, dan keandalan keretanya. Untuk menarik minat masyarakat pengguna kendaraan pribadi, PT MRT akan menambah jumlah fasilitas park and ride. Contohnya rencana penambahan di kawasan Fatmawati dalam waktu dekat.

    Pada awal Mei, PT MRT Jakarta juga sudah melakukan sejumlah peningkatan layanan, seperti pemberlakuan jadwal pemberangkatan kereta dari pukul 05.00 WIB sampai 24.00 WIB, mempercepat selisih jadwal pemberangkatan kereta menjadi setiap 5 menit sekali dari sebelumnya 10 menit, dan penambahan rangkaian kereta dari delapan menjadi 14 gerbong.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.