Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

4 Jurus Bandara Soekarno-Hatta Tangkal Cacar Monyet

image-gnews
Gerbang pemeriksaan pengguna jasa pesawat terbang komersil, Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten (18/04). [TEMPO/Arif Fadillah : AFS20120418]
Gerbang pemeriksaan pengguna jasa pesawat terbang komersil, Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten (18/04). [TEMPO/Arif Fadillah : AFS20120418]
Iklan

TEMPO.CO, Tangerang - Kantor Kesehatan Pelabuhan Soekarno-Hatta meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan terhadap wabah cacar monyet atau monkeypox. "Peningkatan kewaspadaan telah kami lakukan sejak Minggu 12 Mei 2019," ujar Kepala KKP Soekarno-Hatta Anas Ma'ruf kepada Tempo, Selasa 14 Mei 2019.

Baca berita sebelumnya:
Ada Cacar Monyet, Soekarno-Hatta Kerahkan Semua Termoscanner

Anas mengatakan ada empat jurus atau langkah yang dilakukan KKP dalam mengantisipasi penularan penyakit yang disebabkan oleh virus ini. Pertama, meningkatkan pengawasan di pintu kedatangan internasional terutama penumpang dari negara dilaporkan ada kasus ini.

Caranya adalah melakukan pengawasan melalui deteksi suhu dan surveillance syndrome lewat detektor suhu tubuh. Alat bisa mengidentifikasi apakah si penumpang yang dipindai sedang demam sebagai satu ciri dari pengidap cacar monyet. "Kami aplikasikan Thermoscanner di terminal kedatangan internasional," kata Anas.

Langkah kedua adalah membagikan kartu kewaspadaan kesehatan pada penumpang dari negara yang ditemukan kasus cacar monyet. Langkah ketiga, kata Anas, KKP melakukan peningkatan informasi
dengan cara memasang media penyuluhan di berbagai media digital Bandara Soekarno-Hatta.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Petugas kami diberikan materi tambahan agar lebih memahami penyakit cacar monyet ini, karena banyak yang belum tahu," kata Anas.

Langkah terakhir, kata Anas, KKP telah membuat surat edaran kepada para pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terkait penyakit ini. Berdasarkan laporan WHO dan Kementerian Kesehatan, kata Anas, cacar monyet atau monkeypox ditemukan di negara negara Afrika seperti Kongo dan Nigeria.

Anas mengimbau agar masyarat tetap waspada tapi tidak panik menyikapi penyakit ini. Menurutnya, akan lebih baik masyarakat melakukan pola hidup sehat dan bersih, meningkatkan daya tahan tubuh dan sebisa mungkin menghindari penderita cacar monyet ini.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Operasi Kereta Bandara Soekarno-Hatta Menjelang Libur Idul Adha Jadi 60 Perjalanan

1 hari lalu

Penumpang menaiki kereta bandara premium di Stasiun Manggarai, Jakarta, Sabtu, 3 April 2021.  ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Operasi Kereta Bandara Soekarno-Hatta Menjelang Libur Idul Adha Jadi 60 Perjalanan

KAI commuter mencatat volume tertinggi kereta Bandara Soekarno-Hatta sebanyak 8.450 orang pada Jumat, 14 Juni 2024.


Transjakarta Rute Kalideres-Bandara Soekarno-Hatta Kini Beroperasi Hingga Pukul 24.00

2 hari lalu

Uji Coba layanan Transjakarta Bandara Soekarno-Hatta, Rabu, 5 Juli 2023. Tempo/Mutia Yuantisya
Transjakarta Rute Kalideres-Bandara Soekarno-Hatta Kini Beroperasi Hingga Pukul 24.00

Transjakarta memperpanjang waktu rute SH1 yang melayani Kalideres-Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mulai hari ini, Rabu, 19 Juni 2024.


Waspada Bahaya Mengonsumsi Daging Merah Berlebihan, Ini Penyakit yang Datang Tak Diundang

2 hari lalu

Ilustrasi daging merah. Pixabay.com
Waspada Bahaya Mengonsumsi Daging Merah Berlebihan, Ini Penyakit yang Datang Tak Diundang

Mengonsumsi daging merah seperti daging sapi dan daging kambing secara berlebihan mengundang bahaya. Penyakit apa saja yang datang?


3 Faktor Demam Berdarah Jadi Penyakit Endemik di Wilayah ASEAN

3 hari lalu

Dunia tanpa Nyamuk (Keseharian):Dua pria tua bersongkok putih menutup hidung pada saat dilakukan pengasapan untuk mencegah berkembangnya nyamuk demam berdarah di daerah Duren Sawit, Jakarta, 10 Mei 2008. Serangan wabah penyakit mematikan itu sering muncul di Indonesia saat peralihan musim. Fotografer ingin memperlihatkan salah satu suasana khas Indonesia: pengasapan yang rutin. Ketidakacuhan tecermin dalam sikap kedua orang tua itu.(Juara 1: ACHMAD IBRAHIM/AP)
3 Faktor Demam Berdarah Jadi Penyakit Endemik di Wilayah ASEAN

WHO dan ASEAN konsolidasi untuk menangani penyakit demam berdarah yang selalu marak di Asia Tenggara.


Hari Demam Berdarah ASEAN, Bagaimana Awalnya?

3 hari lalu

Ilustrasi nyamuk demam berdarah (pixabay.com)
Hari Demam Berdarah ASEAN, Bagaimana Awalnya?

ASEAN Dengue Day diperingati setiap 15 Juni, upaya untuk mengurangi kasus demam berdarah utamanya di wilayah Asia Tenggara.


Tabrakan Beruntun di Tol Bandara, 4 Mobil Ringsek

9 hari lalu

Ilustrasi mobil tabrakan. TEMPO/Subekti
Tabrakan Beruntun di Tol Bandara, 4 Mobil Ringsek

Empat kendaraan roda empat rusak parah dalam tabrakan beruntun di Jalan Tol Sedyatmo menuju Bandara Soekarno-Hatta.


Kementerian Kesehatan Rusia Umumkan Vaksin untuk Lawan Kanker Masuk Tahap Finalisasi

9 hari lalu

Kecintaan Veronica Leaning, 78 tahun, pada kisah Harry Potter mendorongnya membuat suatu permintaan tak biasa sebelum ajal menjeput. Leaning, yang seorang penderita kanker, ingin acara pemakamannya bertema Harry Potter. sumber: Grimsby Telegraph/mirror.co.uk
Kementerian Kesehatan Rusia Umumkan Vaksin untuk Lawan Kanker Masuk Tahap Finalisasi

Vaksin kanker ini dikembangakan bersama-sama oleh beberapa tim peneliti dan didanai oleh Rusia.


Layanan Moda Transportasi Darat di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Cek Titik Lokasinya

10 hari lalu

Damri meluncurkan satu unit bus listrik untuk angkutan penumpang rute bandara di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis, 25 November 2021. TEMPO/Francisca Christy Rosana
Layanan Moda Transportasi Darat di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Cek Titik Lokasinya

Pengelola Bandara Soekarno-Hatta, PT AP II menata dan memindah titik lokasi layanan moda transportasi darat yang ada di Terminal 1.


Fakta-fakta Kasus Flu Burung Strain Baru: Harus Tetap Waspada Meski Risiko Penularan Rendah

10 hari lalu

Ilustrasi flu burung. REUTERS/Dado Ruvic
Fakta-fakta Kasus Flu Burung Strain Baru: Harus Tetap Waspada Meski Risiko Penularan Rendah

WHO mengkonfirmasi adanya kasus kematian orang pertama akibat Virus Flu Burung terbaru atau H5N2 di Meksiko.


Kemenkes Evaluasi Penerapan Kelas Standar BPJS Kesehatan

10 hari lalu

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Gufron Mukti saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 6 Juni 2024. Rapat tersebut membahas penjelasan pelaksanaan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) dalam Perpres 59 tahun 2024 tentang perubahan ketiga atas peraturan Presiden nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, dan membahas perkembangan penataan koordinasi benefit antara BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta dan pembiayaan inovatit demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan JKN. TEMPO/M Taufan Rengganis
Kemenkes Evaluasi Penerapan Kelas Standar BPJS Kesehatan

Kementerian Kesehatan masih melakukan evaluasi penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) BPJS Kesehatan.