Korban Kebakaran Cipinang Bisa Buat KTP Baru di Posko Dukcapil

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Korban kebakaran di Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, mengungsi di tenda yang didirikan pemerintah di SDN Cipinang Besar Selatan, 8 Juli 2019. TEMPO/Imam Hamdi

    Korban kebakaran di Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, mengungsi di tenda yang didirikan pemerintah di SDN Cipinang Besar Selatan, 8 Juli 2019. TEMPO/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Timur membuka posko layanan pembuatan KTP, Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran korban kebakaran di Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur.

    Kepala Satuan Pelaksana Kependudukan Kelurahan Cipinang Besar Selatan Neneng Nurma mengatakan pemerintah membuka layanan untuk pembuatan berkas administrasi diri bagi korban kebakaran mulai hari ini. "Sudah ada 28 KK yang mengurus berkas identitas diri mereka yang terbakar dan akan diproses bertahap," kata dia saat ditemui di posko layanan Disdukcapil Jakarta Timur di SDN Cipinang Besar Selatan 03/04, Senin, 8 Juli 2019.

    Baca: Anies Janji Penuhi Kebutuhan Pokok Korban Kebakaran Cipinang

    Neneng menuturkan total ada 147 korban kebakaran yang berasal dari 48 KK di kawasan padat penduduk tersebut. Seluruh korban, kata dia, ditampung di tenda pengungsian di halaman SDN Cipinang Besar Selatan 03/04.

    Menurut Neneng, Disdukcapil akan membuka posko di tempat pengungsian hingga Jumat pekan ini, 12 Juli 2019. "Jadi bagi yang belum mengurus untuk pembuatan baru diharapkan segera memprosesnya," kata dia.

    Baca: Kebakaran di Cipinang Jaya, 15 Mobil Damkar ke Lokasi

    Warga, kata Neneng, hanya perlu menyerahkan fotokopi KTP, KK atau akta kelahiran jika masih tersimpan. Jika fotokopi tersebut tidak ada, maka warga hanya mendaftar pembuatan baru dengan menyebut nama dan tempat tinggal lahir serta rumah tinggal sebelumnya.

    Berkas administrasi kependudukan tersebut, kata Neneng, akan segera diproses begitu warga korban kebakaran sudah menentukan tempat tinggal mereka. "Jadi kami menunggu kepastian mereka. Jangan sampai nanti langsung dibuatkan, tapi mereka tinggal di lokasi lain," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.