Pekerjaan Tol Becakayu Sampai Pusat Kota Bekasi, Ini Dampaknya

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembangunan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) kawasan Jalan K.H. Noer Ali, Bekasi Selatan, Ahad, 30 Juni 2019. Tiang terakhir berada di Jalan KH. Noer Ali tepatnya di Depan Rumah Sakit Awal Bros. TEMPO/Subekti.

    Pembangunan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) kawasan Jalan K.H. Noer Ali, Bekasi Selatan, Ahad, 30 Juni 2019. Tiang terakhir berada di Jalan KH. Noer Ali tepatnya di Depan Rumah Sakit Awal Bros. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Bekasi - Proyek Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu atau Tol Becakayu telah memasuki ujung Jalan Kalimalang di Jalan KH Noer Ali di Kota Bekasi. Dinas Perhubungan setempat tengah menyiapkan strategi pengalihan arus lalu lintas sebagai resiko ada pembangunan proyek strategis nasional tersebut.

    "Akhir Juli mungkin sudah ditutup total untuk jalur ke Jakarta," kata Kepala Bidang Teknik Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Johan Budi Gunawan, Ahad, 14 Juli 2019.

    Baca: Gusur Rumah Menteri PUPR,Tol Becakayu Seksi 2 Dibangun Akhir 2019

    Jalan Raya Kalimalang KH Noer Ali merupakan akses utama menuju ke Jakarta. Dinas Perhubungan Kota Bekasi mencatat rata-rata kepadatan kendaraan menuju ke Jakarta mencapai 1.107 unit sepeda motor dan 183 unit mobil setiap jam pada jam sibuk berangkat kerja dan pulang kerja.

    Selama ini, kendaraan dari Jalan Hasibuan menuju ke Kalimalang setelah melintas simpang Bekasi Cyber Park dialihkan menuju ke sisi selatan Kalimalang. Tapi hal ini tak bisa dilakukan lagi jika pengerjaan proyek Tol Becakayu sampai di ujung Jalan KH Noer Ali. "Solusinya setelah Jalan Hasibuan dialihkan ke kiri," kata Johan.

    Ada dua strategi yang direncanakan. Pertama, pengguna jalan diarahkan menuju ke putara atau u-turn di bawah fly over Ahmad Yani lalu masuk ke Kalimalang di sampung Metropolitan Mal (MM). "Jika ini tidak efektif karena beban kendaraan yang cukup banyak, maka akan ada sodetan di depan MM langsung menuju ke Kalimalang," kata Johan.

    Baca: Yayasan Islamic Centre Bekasi Surati PUPR Soal Lahan Tol Becakayu

    Opsi kedua ini, kata Johan, membutuhkan traffic light karena menggunakan jalan sisi Mega Bekasi Hypermall. Selain itu, menurut dia, harus ada penyesuaian jalan yang menghubungkan dua jalan.

    Johan mengatakan sebenarnya rekayasa ini telah dibahas dengan dibangunnya fly over atau underpass, tapi sampai sekarang belum teralisasi. "Praktiknya nanti dari jalan sisi Giant (Mega Bekasi Hypermall) itu bisa lurus langsung ke Kalimalang walau pun dia tidak simetris," kata dia.

    Proyek tol Becakayu tahap pertama dirampungkan sampai dengan Bekasi Barat di Jalan Ahmad Yani. Titik keluar masuk kendaraan menuju ke jalan tol itu berada di Jalan Hasibuan. Targetnya rampung pada tahun ini. Adapun tahap berikutnya sampai dengan Tambun mulai digarap setelah tahap pertama selesai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kajian Ibu Kota Baru, Diklaim Memperkuat Kawasan Timur Indonesia

    Pemindahan ibu kota ke luar Jawa diklaim akan memperkuat kegiatan nasional dan kawasan Indonesia timur. Begini kajian ibu kajian ibu kota baru.