Cerita Warga Saat Air Kali Ciliwung Kering dan Bau

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak bermain di sungai Ciliwung yang mulai menyusut debit airnya saat musim kemarau di Kampung Kebon Jukut, Babakan Pasar, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 2 Juli 2019. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia akan terjadi pada Agustus 2019 sementara pada periode Juli-September sebagian besar wilayah memiliki curah hujan rendah dengan sifat hujan di bawah normal. ANTARA

    Anak-anak bermain di sungai Ciliwung yang mulai menyusut debit airnya saat musim kemarau di Kampung Kebon Jukut, Babakan Pasar, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 2 Juli 2019. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia akan terjadi pada Agustus 2019 sementara pada periode Juli-September sebagian besar wilayah memiliki curah hujan rendah dengan sifat hujan di bawah normal. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Musim kemarau tahun ini berdampak pada aliran Kali Ciliwung. Kali itu mengering. Ditambah munculnya bau tak sedap yang sampai tercium ke permukiman warga.

    Menurut Lutfi, warga Kampung Baru, Kampung Melayu, Jakarta Timur, mengeringnya Kali Ciliwung sudah terjadi sejak bulan lalu. "Sudah sebulanan kayaknya kering," ujarnya saat ditemui pinggiran kali, Kampung Baru, di Ahad, 28 Juli 2019.

    Lutfi menyatakan jika kering seperti saat ini, maka air sungai akan sering berubah menjadi hitam pekat dan kemudian menyebabkan bau menyengat. "Kalau warnanya hitam itu baru bau, tapi kalau hijau seperti ini tidak bau," ujarnya.

    Menurut Lutfi, beberapa hari lalu air kali sempat berubah warna hitam pekat dan menebar bau yang menyebar hingga permukiman di pinggiran Kali Ciliwung.

    Lutfi mengatakan bau tersebut berasal dari air buangan got yang masuk ke sungai terbesar di Jakarta itu. "Air got masuk ke kali karena itu warnanya jadi hitam dan bau," ujarnya.

    Hal yang sama juga disampaikan Abu, warga Kampung Melayu lainnya. Saat kering, kali dekat rumahnya itu kerap menebarkan bau anyir. "Kalau lagi kering kadang bau," ujarnya.

    Menurut Abu, hal tersebut karena air tidak mengalir dengan deras dan air got yang masuk ke Kali Ciliwung tertahan sehingga menyebabkan bau.

    Abu menyebut bau dari Kali Ciliwung tersebut muncul tidak menentu. Terkadang malam hari atau siang kari. "Baunya dari limbah, air got masuk ke kali," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.