Minggu, 22 September 2019

Ekonomi Membaik, Tren Hewan Kurban di Tangerang Bergeser ke Sapi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penjual hewan kurban memberi makan sapi dagangannya di Jakarta, Rabu 10 Juli 2019. Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar membeli hewan kurban yang memiliki surat sehat yang dikeluarkan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

    Penjual hewan kurban memberi makan sapi dagangannya di Jakarta, Rabu 10 Juli 2019. Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar membeli hewan kurban yang memiliki surat sehat yang dikeluarkan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Tangerang - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang mengungkapkan tren berkurban masyarakat pada Idul Adha tahun ini meningkat dan terjadi pergeseran hewan kurban dari kambing ke sapi.

    "Jika mengacu pada data tahun sebelumnya, tren kurban tahun ini meningkat dan banyak yang berkurban dengan sapi," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Azis Gunawan kepada Tempo, Rabu 31 Juli 2019.

    Azis mengatakan tren kenaikan dan pergeseran ini menandakan kesadaran masyarakat akan berkurban semakin tinggi. "Dan tentunya faktor ekonomi masyarakat lebih baik," kata dia.

    Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteliner Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Febya Satyaningsih mengatakan dengan mengacu pada data kurban tahun lalu, terjadi penurunan dengan hewan kurban jenis kambing dan domba. "Namun sapi cenderung naik," kata dia.

    Adapun total hewan kurban tahun 2018 mencapai 11.287 ekor dengan rincian sapi 1.850 ekor, kerbau 82 ekor, kambing 2.536 ekor dan domba 6.819 ekor. Jika dibandingkan, maka total hewan kurban tahun 2017, menurut Febya mengalami penurunan 10 persen dari 12.214 ekor.

    Menjelang hari raya kurban, dinas juga mengeluarkan sertifikat pemotongan hewan kurban bagi 80 orang lebih anggota Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang mengikuti pelatihan pemotongan hewan kurban. Puluhan pengurus DKM dari berbagai kecamatan ini mengikuti pelatihan pemotongan hewan kurban selama dua hari pada 30 dan 31 Juli 2019.

    Menurut Azis, pelatihan pemotongan hewan kurban ini merupakan bagian dari pencegahan dan pengendalian penyakit zoonosis. "Serta proses pemotongan dan penanganan hewan kurban yang baik, benar dan halal," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe