Kemarau, Sampah Rumah Tangga Jejali Kali Kota Depok

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tumpukan sampah menutupi aliran kali di Kampung Utan Jaya, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jumat 9 Agustus 2019. TEMPO/ADE RIDWAN

    Tumpukan sampah menutupi aliran kali di Kampung Utan Jaya, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jumat 9 Agustus 2019. TEMPO/ADE RIDWAN

    TEMPO.CO, Depok - Musim kemarau bukan hanya berimbas pada lahan pertanian dan persoalan sumber air yang berkurang, tapi juga kepada sampah. Aliran air kali yang surut digantikan tumpukan sampah. Ini seperti yang terjadi di Kampung Utan Jaya, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok

    Imbas surutnya air akibat tidak diguyur hujan, sampah rumah tangga memenuhi aliran kali yang berhulu di Kabupaten Bogor tersebut. Pantauan Tempo, kali selebar kurang lebih lima meter tersebut dipenuhi aneka sampah hingga menutup seluruh badan kali. 

    Jenis sampah yang memenuhi aliran kali itu diantaranya styrofoam, keranjang plastik, bungkus makanan, hingga kasur. Sampah didominasi jenis sampah rumah tangga. 

    Bahari, 61, warga setempat, menyatakan kalau sampah telah menumpuk beberapa minggu belakangan. “Baunya menyengat, belum lagi nyamuknya jadi banyak banget,” kata Bahari, Jumat 9 Agustus 2019.

    Dia berharap pemerintah daerah setempat memperhatikan masalah yang dihadapi masyarakat sekiat aliran kali itu. “Mohonlah dicarikan solusi terbaik. Kalau warga secara pribadi mau lah kerja bakti, tapi sampahnya ini buang kemana,” kata Bahari lagi.

    Warga lainnya, Mardianto (33) mengakui sampah berasal dari rumah tangga masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran kali. “Tapi kami mohon agar segera diangkutlah sampahnya, karena semakin dibiarkan semakin menumpuk,” katanya mengiba ke Pemerintah Kota Depok


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.