Ini Komposisi Anggota DPRD DKI Yang Akan Dilantik Besok

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD DKI di Gedung DPRD, Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada Kamis, 13 September 2018. Tempo/Zara Amelia

    Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD DKI di Gedung DPRD, Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada Kamis, 13 September 2018. Tempo/Zara Amelia

    TEMPO.CO, Jakarta -Sebanyak 106 anggota DPRD DKI Jakarta yang baru bakal dilantik Senin 26 Agustus besok. Komposisi fraksi partai pun berubah untuk lima tahun ke depan lantaran ada partai yang tidak bisa mempertahankan kursi hingga partai pendatang baru.

    Salah satunya adalah Partai Hanura yang sudah berkemas dari ruangan fraksi di lantai lima DPRD DKI akhir pekan kemarin karena tidak memiliki wakil di periode 2019-2024.

    Namun kepergian Hanura akan ditutupi oleh perwakilan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang berhasil mendapatkan kursi sebagai partai baru.

    Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI sudah mengsahkan hasil perolehan pemenang Pemilihan Legislatif tingkat Provinsi Jakarta. Untuk DPRD DKI periode 2019-2024, PDI Perjuangan kembali menjadi partai dengan jumlah kursi paling banyak yaitu 25 kursi sedangkan periode sebelumnya 28 kursi.

    Posisi kedua masih ditempati Partai Gerindra dengan 19 kursi bertambah satu kursi dari periode 2014-2019. Lalu di posisi ketiga ada Partai Keadilan Sejahtera dengan 16 kursi, naik dari perolehan periode sebelumnya dengan 11 kursi.

    Selanjutnya ada Partai Demokrat yang kembali mendapat perolehan 10 kursi sama dengan periode sebelumnya. Kemudian ada Partai Amanat Nasional atau PAN dengan 9 kursi, naik drastis dari jumlah kursi pada periode sebelumnya yaitu 2 kursi.

    Di posisi ke enam ditempati oleh pendatang baru yaitu PSI dengan 8 kursi, disusul oleh Parta NasDem dengna 7 kursi bertambah dari perdiode sebelumya dengan 2 kursi.

    Lalu ada Partai Golkar di posisi ke delapan dengan perolehan 6 kursi turun dari sebelumnya yang mendapatkan 9 kursi. Dan ada Partai Kebangkitan Bangsa dengan 5 kursi turun 1 kursi dari periode sebelumnya.

    Serta partai terakhir di DPRD DKI Jakarta adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang mengalami penurunan yang signifikan yaitu 1 kursi dari periode sebelumnya dengan 10 kursi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.