Dulu Lulung Kini Anaknya, dari Pasar Tanah Abang ke DPRD DKI

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas keamanan berjaga di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Kamis, 23 Mei 2019.Pasca-rusuh 22 Mei yang sempat merembet ke kawasan Tanah Abang, kegiatan pasar di beberapa toko belum mulai beroperasi sampai waktu yang belum ditentukan. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas keamanan berjaga di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Kamis, 23 Mei 2019.Pasca-rusuh 22 Mei yang sempat merembet ke kawasan Tanah Abang, kegiatan pasar di beberapa toko belum mulai beroperasi sampai waktu yang belum ditentukan. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Guruh Tirta Lunggana mengungkap sebagian perjalanannya sampai menjadi anggota DPRD DKI periode 2019-2024. Putra kedua dari mantan anggota DPRD DKI, kini anggota DPR RI, Abraham Lunggana atau Haji Lulung, ini terpilih sebagai anggota DPRD DKI dari daerah pemilihan di Jakarta Barat, tergabung dalam Partai Amanat Nasional (PAN).

    Pemuda berusia 34 tahun itu mengisahkan kalau mendapat kepercayaan dari Lulung, ayahnya, menakhodai bisnis keamanan dan parkir di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Alasannya, Lulung sibuk menjalani karier politiknya sebagai anggota DPRD DKI dua periode 2009-2019.

     

    "Setelah babeh jadi politisi, saya yang urusin (bisnis di Pasar Tanah Abang)," ujar dia saat ditemui di kantornya sebagai wakil rakyat di DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu 4 September 2019.

    Anggota DPRD DKI Jakarta, Guruh Tirta Lunggana. instagram.com/kawanguruhtirtalunggana

    Alasan itu pula yang digunakan Guruh untuk tidak melanjutkan kuliah. Dia mengambil tongkat estafet dari Lulung karena anak pertama Lulung telah meninggal karena sakit. "Kan harus dipegang, babeh 10 tahun di DPRD. Masa orang lain yang pegang. 'Habis' nanti," ucap dia.

    Saat ini Guruh dipercaya fraksinya menjadi juru bicara. Adapun ambisi pribadinya adalah duduk di Komisi B yang membidangi masalah pembangunan. Menurutnya, bidang itu sesuai dengan minat dan pengalamannya di Pasar Tanah Abang. "Sesuai dengan passion saya," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.