Bibi Anies Baswedan Meninggal, Pejabat DKI Melayat

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta (ketiga dari kanan) menemani keluarga almarhumah Atikah Abdurrahman Baswedan di rumah duka Kompleks DPR Bumi Sanggraha Pulogebang, Jakarta Timur, 8 Oktober 2019. ANTARA

    Gubernur DKI Jakarta (ketiga dari kanan) menemani keluarga almarhumah Atikah Abdurrahman Baswedan di rumah duka Kompleks DPR Bumi Sanggraha Pulogebang, Jakarta Timur, 8 Oktober 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga tokoh agama melayat ke rumah duka Atikah Abdurrahman Baswedan di Pulogebang, Jakarta Timur, Selasa siang, 8 Oktober 2019. Atikah adalah bibi dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

    "Kami berterima kasih kepada seluruh tamu yang hadir ke rumah duka siang ini. Ini adalah pengingat bahwa kelak kita akan seperti ini (meninggal). Mohon dimaafkan kesalahan kakak kami," kata adik almarhumah, Syamhari Baswedan di rumah duka.

    Sejumlah pelayat berdatangan menuju rumah duka di Jalan Kemiri J8 Nomor 21 Kompleks DPR Bumi Sanggraha, Pulogebang, Jakarta Timur pukul 11.00 WIB. Pelayat berasal dari keluarga maupun kolega dekat, termasuk Anies Baswedan.

    Anies didampingi sejumlah pejabat DKI, seperti Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar, jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI dan kepala dinas.

    Selain jajaran pejabat DKI, tampak cendekiawan Quraish Shihab bersama istri, Fatmawati Assegaf.

    Anies Baswedan beserta seluruh pelawat turut menyolatkan almarhumah di Masjid Assafaqoh Kompleks DPR Bumi Sanggaraha yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah duka.

    Atikah Baswedan yang merupakan bibi Anies Baswedan meninggal di RS Harapan Kita pada Senin, 8 Oktober 2019 sekitar pukul 20.10 WIB pada usia 79 tahun karena sakit. Jenazah dimakamkan di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur siang ini setelah disalatkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.