Rencana Penebangan Pohon di Trotoar Kramat, DKI Pasang Spanduk

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pejalan kaki melintas di dekat sejumlah pohon yang akan diremajakan di Jalan Kramat, Jakarta, Sabtu, 9 November 2019. Aksi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI ini pun menuai kritikan dari Koalisi Pejalan Kaki. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Pejalan kaki melintas di dekat sejumlah pohon yang akan diremajakan di Jalan Kramat, Jakarta, Sabtu, 9 November 2019. Aksi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI ini pun menuai kritikan dari Koalisi Pejalan Kaki. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memasang pemberitahuan soal rencana penebangan pohon-pohon berukuran besar yang ada di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat. Penebangan tersebut berkaitan dengan proyek revitalisasi trotoar di lokasi tersebut.

    Berdasarkan pantauan Antara, beberapa pohon di Kramat Raya arah Cempaka Sari dipasangi spanduk berwarna kuning yang bertuliskan "Pohon ini akan direvitalisasi/ diremajakan (posisi terkena lajur ubin disabilitas, merusak saluran, dll)".

    Sedangkan di arah sebaliknya dari Jalan Kramat Raya menuju ke arah Jalan Stasiun Senen terdapat spanduk berwarna putih dengan tulisan yang lebih rinci mengenai rencana penebangan pohon.

    "Pemberitahuan, pohon ini akan ditebang karena: 1. Batang Keropos, 2. Kemiringan batang pohon lebih dari 45 derajat, 3. Kerusakan akar dan keterbatasan lahan akar, 4. Percabangan pohon yang mudah patah," demikian tulisan yang tertera dalam spanduk yang berasal dari Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta.

    Spanduk-spanduk kecil berwarna kuning dan putih itu terpasang di beberapa pohon yang tinggi lebih dari 10 meter, memiliki batang yang tebal dan banyak cabang.

    "Saya lihat itu orang pakai baju dinas bawa alat ngecek, kayak lagi di'scan' gitu pohonnya sama dia," kata Sutrisna, salah satu warga yang melihat proses penempelan spanduk-spanduk itu.

    Spanduk-spanduk berisi rencana revitalisasi dan penebangan pohon di Cikini diketahui sudah terpasang sejak Jumat pagi, 8 November lalu. "Jam 08.00-lah sudah ada yang datang," kata Sutrisna.

    Pohon-pohon yang ditempeli spanduk itu terlihat berada di area yang menjadi titik perluasan jalur pejalan kaki.

    Adapun penebangan pohon telah dilakukan Pemprov DKI Jakarta sejak awal Oktober 2019 dimulai dari kawasan Cikini. Kali ini, revitalisasi dan penebangan dilakukan di kawasan Kegiatan Strategis Daerah (KSD) lainnya, yaitu di Jalan Kramat Raya. "Penebangan tersebut dilakukan sebagai upaya Dinas Kehutanan dengan jajaran Suku Dinas Kehutanan di bawahnya untuk peremajaan pohon pelindung menggantikan pohon pelindung yang sebelumnya, " kata Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta Suzi Marsitawati.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.