DKI Raih Penghargaan Informasi Publik, Ini Kata Anies Baswedan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menunjukan penghargaan dari KIP. Instagram/@aniesbaswedan

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menunjukan penghargaan dari KIP. Instagram/@aniesbaswedan

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperlihatkan penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2019 dari Komisi Informasi Pusat (KIP) di Instagram pribadinya. Anies sudah dua kali menerima penghargaan itu sejak 2018.    

    Anies menyatakan capaian tersebut adalah bentuk dari komitmen DKI dalam menjadikan pemerintahan yang terbuka. "Ini menunjukkan komitmen Pemerintah DKi untuk terus mendukung dan melaksanakan open governance," kata Anies dalam akun instagram @aniesbaswedan, Kamis 21 November 2019.

    Anies menyebutkan, penghargaan melalui Dinas Informasi Komunikasi dan Statistika  DKI Jakarta itu menunjukkan DKI telah memenuhi komitmennya. 

    "Komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam keterbukaan informasi juga telah melampaui kewajiban atau arahan UU KIP itu sendiri dengan memberikan akses informasi publik," ujarnya. 

    Anies mengatakan terkait keterbukaan dan transparansi pemerintahan, DKI telah memberikan informasi kepada masyarakat luas dari berbagai aspek kegiatan termasuk dari tahap perencanaan hingga pengerjaan.

    "Untuk semua karya, informasi, kolaborasi bisa diketahui publik dan kami mengajak publik lebih banyak lagi terlibat dalam pembangunan Jakarta," ujarnya.

    Penghargaan tersebut langsung diterima oleh Anies Baswedan dari Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Istana Wakil Presiden. DKI mendapatkan penghargaan untuk kategori "Badan Publik Pemerintah Provinsi Kualifikasi Informatif" ini diberikan dalam acara Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.