Area Tanggul NCICD yang Roboh di Muara Baru Ditutupi Seng

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lokasi tanggul laut pantai utara di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, yang sudah ditutup seng pada Kamis, 5 Desember 2019 setelah beberapa waktu lalu jebol. Tempo/Adam Prireza

    Lokasi tanggul laut pantai utara di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, yang sudah ditutup seng pada Kamis, 5 Desember 2019 setelah beberapa waktu lalu jebol. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta -Lokasi sekitar tanggul laut National Capital Integrated Coastal Development atau NCICD di sisi Timur Pelabuhan Niza Zachman, Penjaringan, Jakarta Utara telah ditutup oleh seng.

    Camat Penjaringan, Muhammad Andri mengatakan penutupan bertujuan untuk pengamanan area sekitar proyek tanggul. “Itu kan pinggirnya tanah dan tanggul lama. Berbahaya kalau orang ke situ,” ucap Andri lewat pesan pendek, Kamis, 5 Desember 2019.

    Menurut pantauan Tempo di lokasi, seng terpasang di sepanjang proyek pembangunan tanggul NCICD. Anto, nelayan setempat, mengatakan kalau seng tersebut sudah terpasang sejak Rabu, 4 Desember 2019.

    Untuk melihat tanggul yang roboh, Tempo memutar lewat jalan kecil di pinggir laut tepatnya di sebelah kiri lokasi tanggul tersebut. Tempo melihat beberapa orang berdiri di sekitar area tanggul yang jebol. Namun, seorang pria yang tak menyebutkan identitasnya melarang Tempo mengambil gambar.

    Sebelumnya, menurut penuturan warga setempat, tanggul laut NCICD itu roboh atau tanggul jebol sekitar pukul 15.00 WIB, Selasa, 3 Desember 2019.

    Diperkirakan tanggul beton sepanjang sekitar 100 meter itu berfungsi menghalau ombak itu roboh ke arah laut. Akibatnya, air laut masuk dan menggenangi urukan tanah yang ada di belakang tanggul tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.