Giliran Ormas Pribumi Demo di Balai Kota Tolak DWP

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Film 'Menunggu Pagi' mengambil genre drama remaja yang mengangkat problematika remaja dengan latar ajang festival musik tahunan terbesar Djakarta Warehouse Project (DWP). Disutradarai Teddy Soeriaatmadja

    Film 'Menunggu Pagi' mengambil genre drama remaja yang mengangkat problematika remaja dengan latar ajang festival musik tahunan terbesar Djakarta Warehouse Project (DWP). Disutradarai Teddy Soeriaatmadja

    TEMPO.CO,Jakarta- Belasan orang yang tergabung dalam Gerakan Pribumi Indonesia menggelar demo di depan Balai Kota menolak  Djakarta Warehouse Project atau DWP yang bakal digelar akhir pekan ini di JIExpo Jakarta Pusat.

    "Kami pribumi meminta agar DWP dibatalkan, karena tidak sesuai dengan moral dan adat," ujar salah satu orator, Aimar, Rabu 11 Desember 2019.

    Aimar menilai bahwa kegiatan tersebut mengandung banyak maksiat karena bakal banyak minuman keras, dan pakaian pengunjung DWP yang terbuka. Ia meminta Gubernur DKI Anies Baswedan agar tegas untuk menolak kegiatan DWP.

    Belasan orang tergabung dalam Gerakan Pribumi Indonesia demo di depan Balai Kota menolak even Djakarta Warehouse Project (DWP), Rabu 11 Desember 2019. Tempo/Taufiq Siddiq

    Hal ini kata dia juga sekaligus menagih janji kampanye Anies untuk menutup tempat maksiat."Kami hanya ingin jangan sampai cuma Alexis yang ditutup seperti janji kampanye pak Anies," ujarnya.

    Koordinator Aksi, Haris menyatakan bakal memblokade akses ke JIExpo jika acara DWP tetap digelar. "Bukan hanya kami banyak ormas - ormas lain yang siap untuk memblokade JIExpo jika tetap diselenggarakan," ujarnya.

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.