Instalasi Gabion Bundaran HI Dibongkar Untuk Perayaan Tahun Baru

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Baru beberapa hari berdiri, instalasi gabion sudah menuai pro dan kontra dari masyarakat. Meski setuju dengan pesan anti pencemaran udara, sebagian warga mempertanyakan dana pembuatan, bentuk instalasi hingga isu penggunaan terumbu karang. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Baru beberapa hari berdiri, instalasi gabion sudah menuai pro dan kontra dari masyarakat. Meski setuju dengan pesan anti pencemaran udara, sebagian warga mempertanyakan dana pembuatan, bentuk instalasi hingga isu penggunaan terumbu karang. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Kehutanan DKI Jakarta membongkar instalasi gabion atau beronjong yang terpasang di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Senin malam, 23 Desember 2019. Kepala Dinas Kehutanan DKI, Suzi Marsitawati, membenarkan pembongkaran instalasi bronjong tersebut.

    "Iya tadi malam (dibongkarnya)," kata Suzi melalui pesan singkat.

    Instalasi gabion telah dipasang sejak media Agustus lalu. Pemerintah memasang instalasi berisi batu gamping itu untuk menggantikan instalasi getih getah yang terbuat dari bambu.

    Suzi mengatakan pemerintah hanya membongkar sementara instalasi bernilai Rp 150 juta tersebut karena lokasinya akan digunakan untuk perayaan Tahun Baru 2020.

    "Setelah itu akan kami kembalikan seperti semula."

    Suzi menjelaskan instalasi bronjong yang telah dipasang itu terdiri dari tiga pilar. Tiga pilar bronjong itu melambangkan tanah, air dan udara. "Kami ingin ada penyelarasan lingkungan melalui ketiga elemen itu," kata

    Ia menuturkan di bawah instalasi bronjong tersebut ditanami sejumlah tanaman penyerap polutan seperti bugenvil, lidah mertua, tapak darah dan lainnya. Dengan adanya instalasi itu pemerintah ingin menunjukan adanya penyelarasan pembangunan ibu kota dengan lingkungan.

    "Kami ingin Kampanyekan juga back to nature (kembali ke alam). Makanya ada tiga pilar instalasi yang melambangkan tanah, air dan udara," ujarnya.

    Sedangkan, seni instalasi Getih Getah sebelum digantikan bronjong dibangun untuk memeriahkan perhelatan Asian Games 2018, sekaligus memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73. Nama Getih Getah bermakna Merah Putih. Peresmian instalasi Getih Getah dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 16 Agustus 2018.

    Belum genap setahun, instalasi Bambu Getah Getih di Bundaran HI dibongkar. Instalasi karya seniman Joko Avianto itu dirubuhkan oleh petugas Dinas Kehutanan DKI Jakarta pada Rabu malam, 17 Juli 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.