Penyerang Novel Baswedan Ditangkap, Ini Kata Dewi Tanjung

Reporter

Editor

Febriyan

Kader PDI P Dewi Tanjung (kerudung merah) saat melaporkan penyidik KPK Novel Baswedan atas tuduhan rekayasa penyiraman air keras ke Polda Metro Jaya, Rabu 6 November 2019. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

TEMPO.CO, Jakarta - Kader PDI Perjuangan Dewi Tanjung kembali bersuara setelah pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan ditangkap. Namun Dewi justru kembali menyerang penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi itu.

Dewi menyebut tersangka penyiraman air keras kepada Novel Baswedan masih memiliki hati nurani. Hal itu dikarenakan kedua pelaku, RB dan RM, menurut Dewi, menakar kadar air keras sebelum menyiramkannya ke wajah Novel.

"Masih punya hati nurani sehingga sehingga kadar air yang disiram ke Novel tak membuat kulitnya melepuh seperti korban lain yang terkena air keras," kata Dewi saat Tempo hubungi lewat pesan pendek, Ahad, 29 Desember 2019. "Ini sangat luar biasa," tambah dia.

Dewi mengatakan, jika dilihat di media, pelaku nampak dendam sampai menyebut Novel sebagai pengkhianat. Ia justru mempertanyakan Novel Baswedan yang tidak percaya atas penangkapan tersebut.

"Malah menuduh pelaku adalah wayang atau tumbal polisi," ucap Dewi. "Ini kasus sangat menarik dan lucu sekali."

Meski begitu, Dewi Tanjung mengatakan tak mencabut laporannya ke polisi yang menuding kalau kasus Novel Baswedan sebagai rekayasa belaka. "Saya masih menunggu proses di kepolisian saja dan sampai saat ini laporan belum saya cabut."

Dewi membuat laporan polisi itu pada awal November 2019. Ia menuding kasus penyiraman air keras terhadap Novel merupakan rekayasa. Ia juga mencurigai operasi mata Novel yang menelan biaya Rp 3,5 miliar adalah rekayasa. Tudingan tersebut sempat ia unggah ke media sosial Youtube pada Oktober lalu. Untuk membuktikan tudingannya, Dewi merekonstruksi pemakaian perban Novel usai insiden penyiraman air keras.

Sejumlah pihak, mulai dari Tim Advokasi sampai saksi Novel Baswedan melaporkan balik Dewi Tanjung ke polisi dengan tuduhan laporan palsu sesuai dengan pasal 220 Kitab Undang-undang Hukum Pidana. Dalam pelaporan itu, salah satu pengacara Novel, Ghifar, mengatakan berbagai dokumen yang terkait kebenaran kasus Novel ikut dibawa sebagai bukti.

Beberapa di antaranya adalah temuan bahwa Novel benar mengalami penyiraman air keras sejenis asam sulfat, resume medis dari dokter, keterangan KBRI di Singapura saat Novel dirawat, juga temuan Komnas HAM dan Tim Satuan Tugas bentukan Polri. Polisi sempat menyatakan akan menghentikan aduan Dewi Tanjung jika laporannya tak terbukti.






Novel Baswedan Kritik Rompi Biru Antikorupsi KPK: Kurang Bisa Kerja

1 Juni 2022

Novel Baswedan Kritik Rompi Biru Antikorupsi KPK: Kurang Bisa Kerja

Novel Baswedan mengatakan tugas utama yang seharusnya dikerjakan oleh KPK justru tidak dilakukan dengan baik sehingga tidak membuahkan hasil.


IPW Anggap KPK Menyerah Kejar Harun Masiku

26 Mei 2022

IPW Anggap KPK Menyerah Kejar Harun Masiku

IPW menilai pernyataan KPK yang meminta masyarakat untuk ikut mengejar Harun Masiku dengan biaya pribadi sebagai kibaran bendera putih.


Dituding Tak Serius Cari Harun Masiku, KPK: Tak Bisa Kami Detailkan

25 Mei 2022

Dituding Tak Serius Cari Harun Masiku, KPK: Tak Bisa Kami Detailkan

KPK menyatakan tak bisa mendetailkan langkah mereka dalam pencarian Harun Masiku.


Novel Baswedan Yakin KPK Tak Serius Mencari Harun Masiku

24 Mei 2022

Novel Baswedan Yakin KPK Tak Serius Mencari Harun Masiku

Novel Baswedan menduga Komisi Pemberantasan Korupsi tak pernah serius mencari Harun Masiku.


Eksaminasi Putusan Kasus Novel Baswedan: Hakim Potong Fakta Lapangan

20 April 2022

Eksaminasi Putusan Kasus Novel Baswedan: Hakim Potong Fakta Lapangan

Eksaminasi putusan kasus Novel baswedan menunjukkan ada beberapa fakta di lapangan yang tidak dipertimbangkan dalam putusan hakim.


Novel Baswedan Harap Eksaminasi Putusan Jadi Peringatan Bagi Manipulator Kasus

19 April 2022

Novel Baswedan Harap Eksaminasi Putusan Jadi Peringatan Bagi Manipulator Kasus

Novel Baswedan menyambut baik eksamnisasi atas putusan kasus penyiraman air keras yang dialaminya.


Deplu Amerika Serikat Soroti Soal TWK, Ini Kata KPK

18 April 2022

Deplu Amerika Serikat Soroti Soal TWK, Ini Kata KPK

KPK tetap meyakini tes TWK telah berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Pimpinan KPK Sebut Bakal Berbenah Respons Laporan HAM Kemenlu AS

17 April 2022

Pimpinan KPK Sebut Bakal Berbenah Respons Laporan HAM Kemenlu AS

Wakil Ketua KNawawi Pomolango memastikan, akan ada pembenahan internal usai KPK disorot dalam Laporan HAM Kemenlu AS


Tanggapi Laporan AS, IM57: Citra KPK Rusak di Mata Internasional

16 April 2022

Tanggapi Laporan AS, IM57: Citra KPK Rusak di Mata Internasional

Indonesia Memanggil 57 Institute menganggap citra Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah rusak di dunia internasional.


Kasus TWK hingga Novel Baswedan Disinggung di Laporan Biro HAM Kemenlu Amerika

16 April 2022

Kasus TWK hingga Novel Baswedan Disinggung di Laporan Biro HAM Kemenlu Amerika

Biro HAM Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menyebut hasil TWK menyebabkan adanya penyidik berkompeten kehilangan pekerjaannya.