BMKG Prediksi Hujan Guyur Jakarta Ahad Sore

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga memakai jas hujan dan payung saat merayakan malam Tahun Baru 2020 di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu, 1 Januari 2020. Bundaran HI merupakan salah satu tempat favorit warga Jakarta dan sekitarnya untuk merayakan malam pergantian tahun 2019 ke 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Warga memakai jas hujan dan payung saat merayakan malam Tahun Baru 2020 di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu, 1 Januari 2020. Bundaran HI merupakan salah satu tempat favorit warga Jakarta dan sekitarnya untuk merayakan malam pergantian tahun 2019 ke 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan disertai petir atau kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada Ahad sore, 5 Januari 2020 hingga menjelang malam hari. "Waspada potensi hujan disertai kilat (petir) dan angin kencang," demikian peringatan dini dalam laman BMKG dikutip ANTARA di Jakarta pada Ahad, 5 Januari 2020.

    Sementara di wilayah lainnya cenderung berawan hingga hujan lokal, seperti di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu pada sore jelang malam hari.

    Pada Ahad pagi semua wilayah di DKI Jakarta diprediksi cerah berawan. Adapun suhu rata-rata mencapai 24 hingga 32 derajat celcius dan kelembapan rata-rata 80 hingga 95 persen yang berlangsung dari pagi hingga malam hari.

    Sebelumnya, BMKG memprediksi hujan lebat masih akan terjadi hingga Februari 2020. Bahkan beberapa hari ke depan Jakarta akan diguyur hujan ekstrem.

    Potensi hujan ini, kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, akibat munculnya seruak dingin (cold surge) atau penjalaran massa udara dingin yang menyebabkan perbedaan tekanan udara yang ada di Cina atau Tibet dengan Hong Kong. Kondisi cold surge itu berpengaruh pada prakiraan meningkatnya intensitas curah hujan tinggi di Jakarta dan sekitarnya pada 5 sampai 10 Januari 2020.

    Selain itu kondisi hujan ekstrem yang melanda Jakarta beberapa hari sebelumnya juga disebabkan aktifnya Mosun Asia. Maksudnya, terdapat angin yang berhembus secara periodik dari Benua Asia menuju Benua Australia yang melewati Indonesia.

    Siklus Mosun Asia berlangsung setiap Desember hingga Februari. Angin periodik ini mengindikasikan musim hujan di Indonesia sedang berlangsung.
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.