Perbaikan Listrik, Perjalanan KRL di Stasiun Manggarai Tertahan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang tetap bertahan di dalam KRL Commuter Line Angke-Nambo yang berhenti dampak dari gangguan listrik di kawasan Bukit Duri, Jakarta, Ahad, 4 Agustus 2019. Operasional KRL Commuter Line di Jabodetabek mulai berangsur normal sejak Senin dinihari. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Penumpang tetap bertahan di dalam KRL Commuter Line Angke-Nambo yang berhenti dampak dari gangguan listrik di kawasan Bukit Duri, Jakarta, Ahad, 4 Agustus 2019. Operasional KRL Commuter Line di Jabodetabek mulai berangsur normal sejak Senin dinihari. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Perjalanan kereta rel listrik disingkat KRL yang melintasi Stasiun Manggarai tertahan akibat perbaikan listrik aliran atas yang dilakukan oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI).

    "Hingga saat ini, perjalanan KRL yang melintasi Stasiun Manggarai sementara tertahan menunggu proses perbaikan yang sedang berlangsung," kata Vice President Corporate Communications PT KCI Anne Purba saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 16 Januari 2020.

    Perbaikan aliran listrik atas di Stasiun Manggarai sudah dilakukan sejak pukul 13.53 WIB oleh PT KCI.

    "Tim KCI dan Daop 1 sudah di lapangan sedang melakukan perbaikan," kata Anne.

    Anne juga mengatakan, pihaknya meminta maaf atas kendala yang mengganggu mobilitas masyarakat. Pihaknya juga meminta masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan keselamatan selama di dalam stasiun.

    "PT KCI mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan selama berada di stasiun maupun di dalam KRL dengan mengikuti arahan petugas di lapangan," kata Anne.

    Untuk perkembangan informasi KRL lebih lanjut, masyarakat dapat melihat media sosial Commuter Indonesia di twitter dan instagram @commuterline.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.