Taufik DPRD DKI: Keuntungan Formula E Tak Seperti Jual Gado-gado

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik (kiri) bersama Waketum DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memberikan keterangan pers tentang nama cawagub DKI Jakarta di Kantor Fraksi Gerindra DPRD DKI, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Dua nama tersebut yakni Ahmad Riza Patria dari Partai Gerindra dan Nurmansyah Lubis dari PKS. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik (kiri) bersama Waketum DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memberikan keterangan pers tentang nama cawagub DKI Jakarta di Kantor Fraksi Gerindra DPRD DKI, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Dua nama tersebut yakni Ahmad Riza Patria dari Partai Gerindra dan Nurmansyah Lubis dari PKS. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua DPRD DKI dari Gerindra Mohammad Taufik, meminta masyarakat mendukung penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E di Ibu Kota. Menurut dia, penyelenggaraan ajang balap mobil listrik itu merupakan momen bersejarah karena pertama kali diselenggarakan di negara ini.

    "Kesempatan event internasional ini hadir di Jakarta. Itu satu hal yang sangat penting buat kota sebesar Jakarta," kata Taufik di Balai Kota DKI, Selasa, 11 Februari 2020.

    Menurut dia, kehadiran Formula E di Jakarta bakal bisa mengundang investasi. Sebab, kesuksesan perhelatan internasional tersebut bakal mengundang kepercayaan dunia, karena Indonesia dianggap aman.

    "Kepercayaan dunia menganggap Jakarta kota yang layak dan aman dikunjungi. Aman untuk investasi," ujarnya. "Caranya dengan membangun persepsi aman itu lewat kegiatan internasional."

    Selain itu, Jakarta mesti memastikan iklim investasi karena sebentar lagi akan ada perpindahan Ibu Kota ke Kalimantan. Menurut dia, jika persepsi dunia sudah terbangun maka investasi bakal mengalir.

    Ketua Gerindra DKI itu menuturkan keuntungan dalam kegiatan internasional ini bakal terasa ketika keamanan tercipta saat penyelenggaraan Formula E nanti. "Bukan kayak jualan dagang gado-gado. Begitu buka terus pengen dapet untung. Bukan begitu cara menilai kegiatan internasional," ujarnya.

    Menurut dia, Pemerintah Provinsi DKI mengundang penyelenggaraan ajang balap mobil ramah lingkungan ini juga tidak sembarangan. Penyelenggaraannya sudah melalui kajian. Bahkan, juga penganggarannya. "Apalagi pemerintah pusat juga kemudian responnya positif karena kita kan jarang sekali ini event internasional," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.