Seloroh Ahok Soal Anies Baswedan dan Jadi Calon Presiden 2024

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tertawa bersama dengan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) usai hadiri acara pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tertawa bersama dengan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) usai hadiri acara pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyatakan mau maju sebagai presiden 2024 apabila tak ada calon yang bagus. Dia lalu berseloroh kini tempat kerjanya di PT Pertamina (Persero) sudah dekat dengan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

    "Saya kan sekarang ada di Merdeka Timur (kantor Pertamina), makin dekat ke Merdeka Utara (Istana Presiden). Kalau Anies Baswedan kan masih di Merdeka Selatan (Balai Kota DKI). Lebih jauh dia. Ha-ha-ha..," seloroh Komisaris Utama Pertamina itu saat ditemui tim Majalah Tempo dalam beberapa kali kesempatan.

    Tim Majalah Tempo menemui Ahok tiga kali, yakni 12 Desember 2019 di rumahnya di Jalan Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat. Lalu Rabu, 12 Februari dan Jumat, 14 Februari di ruang kerjanya di Pertamina. Ahok menceritakan kehidupannya selama di penjara. Salah satu yang ditanyakan kepada Ahok ihwal pencalonan sebagai presiden 2024.

    Ahok menuturkan, dirinya tak memiliki target untuk maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Dia sangsi ada partai politik yang berani mendukungnya bertarung dalam Pilpres 2024. Sebab, Ahok kini berstatus sebagai mantan narapidana.

    Ahok berujar bersedia maju apabila tak ada calon presiden yang bagus. Namun, dia berujar, tak mau maju Pilpres jika sudah ada calon yang bagus. Dia tak merinci kriteria yang dimaksudnya.

    "Masalahnya, partai berani enggak nyalonin gue jadi presiden? Saya kan liability (beban), sudah punya label sebagai penista agama," ucap Ahok. "Meskipun etos kerja, kemampuan, integritas, bolehlah ditanding."

    Pada pemilihan 2024 dipastikan calon inkumben tak akan ada. Presiden Joko Widodo sudah menjalani masa tugasnya selama dua periode pada 2024. Beberapa nama sudah mulai bermunculan untuk memasuki bursa pemilihan presiden seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Puan Maharani, Ridwan Kamil, Prabowo, dan lainnya.

    Adapun gerakan mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden sudah digaungkan Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia DKI Jakarta. Namun mereka batal menggelar deklarasi Anies Baswedan for President 2024 di Jalan Inspeksi Kali Mookevart, Semanan, Jakarta Barat, Minggu, 16 Februari 2020.

    Ketua GPMI Jakarta Syarief Hidayatullah, mengatakan Anies tidak merestui organisasi masyarakat yang dipimpinnya mendeklarasikan mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu menjadi calon presiden.

    "Tunggu belnya besok. Beberapa hari ini kami memang sedang persiapan saja," kata Syarief, kemarin.

    Baca selengkapnya wawancara eksklusif dengan Ahok di Majalah Tempo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.