Banjir, Pasar Murah Cabai Rawit dan Bawang Digelar di Jabodetabek

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga membeli cabai rawit di salah satu tenda Toko Tani Indonesia Center, Jalan Ragunan Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Ahad, 9 Februari 2020. Tempo/Adam Prireza

    Warga membeli cabai rawit di salah satu tenda Toko Tani Indonesia Center, Jalan Ragunan Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Ahad, 9 Februari 2020. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Meski banjir masih melanda sejumlah titik di Jabodetabek, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian tetap menggelar pasar murah di 11 lokasi, Rabu. Cabai rawit dijual seharga Rp20.000 per kg dan bawang putih Rp32.000 per kg dalam pasar murah itu.

    Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Agung Hendriadi mengatakan gelar pasar murah dilakukan di 11 lokasi di Jabodetabek, yakni Pasar Kemiri Muka Depok, Pasar Agung Depok, Pasar Depok Jaya, Pasar Lenteng Agung Jaksel, Pasar Klender SS, Pasar Cengkareng, Pasar Jembatan Lima, Pasar Tanah Abang, Pasar Senen, TTIC Pasar Minggu, dan TTIC Bogor.

    "Gelar pasar murah tidak serta merta menurunkan harga pangan secara drastis, namun dampak gelar pasar murah mulai terlihat dan dapat dirasakan," kata Agung, di Jakarta, Rabu.

    Dalam gelaran pasar murah ini, BKP Kementan bekerja sama dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, serta Perkumpulan Pelaku Usaha Bawang dan Sayuran Umbi Indonesia (Pusbarindo), untuk menekan harga cabai dan bawang putih agar tidak mengalami kenaikan.

    Sejak awal Januari hingga saat ini, gelar pasar murah dilaksanakan di berbagai daerah, seperti DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Barat dan Jambi. Tidak kurang dari 152 ton cabai rawit dan 65 ton bawang putih telah digelontorkan untuk menstabilkan pasokan dan harga di pasaran.

    Harga dua komoditas tersebut pun cenderung terus mengalami penurunan baik nasional maupun di daerah. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga rata-rata bawang putih nasional minggu ini sebesar Rp47.100 per kg, turun 17 persen dari rata-rata harga di pekan kedua Februari sebesar Rp55.200 per kg.

    Sedangkan cabai rawit, harga rata-rata minggu ini mengalami penurunan hingga 21 persen menjadi Rp43.150 per kg dari rata-rata harga pada minggu kedua Februari Rp52.300 per kg.

    Cabai merah keriting juga sedikit mengalami penurunan sekitar 5 persen menjadi Rp45.450 per kg pada minggu ini dari rata-rata harga minggu kedua Februari Rp47.850 per kg.

    Di Depok, harga komoditas pangan pokok strategis selama Februari 2020 stabil dan cenderung mengalami penurunan, khususnya cabai dan bawang putih yang beberapa waktu terakhir mengalami kenaikan cukup tinggi.

    Rata-rata harga cabai rawit merah pada Februari 2020 sebesar Rp70.000 per kg, namun pada Rabu ini, harganya turun signifikan sebesar 65 persen menjadi Rp42.500 per kg. Sementara untuk cabai merah keriting, harga rata-rata selama Februari sebesar Rp55.000 per kg, sedangkan pada hari ini turun menjadi Rp53.500 per kg.

    Dengan pasar murah sejak Januari, harga bawang putih cenderung mengalami penurunan. Selama bulan Februari, harga rata-rata bawang putih sebelumnya Rp60.000 per kg, namun hari ini turun 37 persen menjadi Rp43.750 per kg.
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara