Polisi Kantongi Ciri Pelaku Perampokan Toko Emas di Taman Sari

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perampokan toko emas di kawasan Bukit Duri, Jakarta, Jumat (6/8). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Perampokan toko emas di kawasan Bukit Duri, Jakarta, Jumat (6/8). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian masih memburu pelaku perampokan toko emas Cantik di Pasar Pecah Kulit, Taman Sari, Jakarta Barat. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Yusri Yunus, menyebut dari hasil olah kejadian perkara polisi sudah mengantongi ciri-ciri pelaku. 

    "Pelaku bermata sipit dan berlogat suara chinese," kata Yusri saat dikonfirmasi, Jumat, 28 Februari 2020.

    Saat menjalankan aksinya, Yusri mengatakan pelaku mengenakan jaket dan memakai helm. Polisi masih menggali identitas pelaku dengan mengambil rekaman kamera CCTV toko.

    Aksi perampokan toko emas Cantik berlangsung Jumat siang, 28 Februari 2020, sekitar pukul 12.30 WIB. Pelaku mendatangi toko seorang diri dari arah dalam pasar dengan membawa kursi plastik warna merah. Perampok kemudian diterima oleh karyawan toko berinisial H dan N yang dikira hendak berbelanja emas.

    "Pelaku yang membawa senjata api masuk ke dalam toko menggunakan kursi plastik. Dia menembakkan senjata hingga mengenai lampu toko dan pecah," kata Yusri.

    Pelaku kemudian berusaha kabur namun dihalangi oleh petugas keamanan dan petugas sampah. Perampok lantas menembakkan senjata api hingga mengenai kaki petugas sampah.

    Kepala Kepolisian Sektor Taman Sari, AKBP Abdul Ghofur, menyatakan pelaku perampokan toko emas berhasil membawa perhiasan emas atau barang berharga. Abdul menyatakan belum bisa menyampaikan perhiasan apa saja yang dibawa pelaku. "Iya bawa (emas)," sebutnya. 

    M YUSUF MANURUNG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.