Update Corona Jakarta: Sudah 1.071 Kasus Positif COVID-19 di DKI

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pemakaman jenazah pasien virus Corona di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Senin, 30 Maret 2020. Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto per Senin (30/3) pukul 12.00 WIB menyatakan jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia telah mencapai 1.414 kasus. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Suasana pemakaman jenazah pasien virus Corona di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Senin, 30 Maret 2020. Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto per Senin (30/3) pukul 12.00 WIB menyatakan jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia telah mencapai 1.414 kasus. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta -Situs resmi corona.jakarta.go.id mencatat hingga 4 April 2020 pukul 12.00 WIB sebanyak 1.071 kasus positif terinfeksi virus Corona alias COVID-19 ditemukan di Jakarta.

    Dari angka itu, sebanyak 696 pasien masih dirawat, sementara 58 orang sudah sembuh dan 98 orang meninggal dunia. Situs itu juga menyebut ada 219 pasien positif COVID-19 yang mengisolasi diri secara mandiri.

    Berdasarkan situs itu pula, sebanyak 2.496 orang di Ibu Kota berstatus sebagai orang dalam pemantauan (ODP), dengan rincian 513 orang masih dipantau dan 1983  orang telah selesai.

    Sementara itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga mencatat 2.031 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), di mana 839 orang masih dirawat serta 1.192  orang sudah pulang dan sehat.

    Secara akumulasi jumlah ODP dan PDP, Jakarta Selatan menempati posisi pertama dengan jumlah 597. Disusul oleh Jakarta Timur 466 orang, Jakarta Utara 441 orang, Jakarta Barat 368 orang, dan Jakarta Pusat 287 orang. Sisanya adalah luar DKI Jakarta 496 orang dan tidak diketahui sebanyak 1.871 orang. 

    Penyebaran virus Corona terus meluas di wilayah Indonesia. Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, mengumumkan penambahan jumlah pasien positif Corona per 4 April 2020 telah melebihi dua ribu kasus. Jumlah pasien yang sembuh juga bertambah, namun diiringi penambahan jumlah pasien yang meninggal.

    "Sehingga total 2.092 kasus positif, 150 sembuh dan 191 meninggal," kata Yurianto, Sabtu, 4 April 2020.

    Yurianto mengatakan penyebaran virus Corona terus terjadi oleh orang yang terinfeksi, namun tidak menunjukan gejala. Karena itu, ia mengatakan, penting bagi masyarakat untuk mematuhi anjuran di rumah saja.

    Dia meminta masyarakat mengurangi aktivitas dan interaksi di luar rumah, serta menjaga jarak untuk memutus mata rantai infeksi COVID-19. Yurianto pun mengingatkan masyarakat untuk mencuci tangan dengan sabun setiap hendak makan atau minum. Penggunaan cairan pembersih tangan atau hand sanitizer dianjurkan dalam takaran yang wajar.

    ADAM PRIREZA | M ROSSENO AJI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.