Bupati Bogor Ade Yasin Klaim Dua Hari Nihil Kasus Covid-19

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Bogor sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin. (ANTARA/M Fikri Setiawan)

    Bupati Bogor sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin. (ANTARA/M Fikri Setiawan)

    TEMPO.CO, Bogor - Bupati Bogor Ade Yasin mengumumkan tidak ada kasus corona baru di daerahnya selama dua hari berturut-turut. Ade Yasin juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor.

    "Tidak ada tambahan kasus Covid-19 hari ini dan kemarin di Kabupaten Bogor," kata Bupati Bogor Ade Yasin dalam keterangan tertulisnya, Kamis malam 21 Mei 2020. 

    Meski begitu, pada periode yang sama tercatat ada satu pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal, dan satu pasien sembuh di Kabupaten Bogor.

    Hingga Kamis malam, tercatat 175 pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor. Sebanyak 35 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh, dan 12 orang lainnya dilaporkan meninggal.

    Pemerintah Kabupaten Bogor juga mencatat ada 1.522 orang dalam pemantauan (ODP), 1.260 di antaranya sudah selesai dipantau, dan 1.454 pasien dalam pengawasan (PDP), 988 di antaranya sudah selesai diawasi.

    Bupati Bogor menyebutkan, 175 pasien Covid-19 itu berdomisili di 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor. Dari 19 kecamatan, Gunung Putri merupakan wilayah dengan pasien Covid-19 terbanyak, yakni 30 orang. Kemudian wilayah terbanyak kedua yaitu Kecamatan Cileungsi, 24 orang.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.