Jakut dan Jakpus Dominasi Pasien Positif Corona di Jakarta

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Kampung Akuarium di RT 012 RW 04 mengikuti uji cepat atau rappid test virus corona (COVID-19) di Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis, 30 April 2020. ANTARA/Humas Pemkot Jakarta Utara

    Warga Kampung Akuarium di RT 012 RW 04 mengikuti uji cepat atau rappid test virus corona (COVID-19) di Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis, 30 April 2020. ANTARA/Humas Pemkot Jakarta Utara

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat pasien positif Corona tertinggi berada di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. Data dari laman corona.jakarta.go.id menunjukkan warga yang terinfeksi Covid-19 paling banyak ditemukan di Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Angkanya mencapai 151 orang.

    Data ini diperbarui pada Selasa, 2 Juni 2020 pukul 09.00 WIB. Berikut kasus Covid-19 tertinggi di 10 kelurahan Jakarta:

    1. Sunter Agung, Jakarta Utara: 151 orang
    2. Pademangan Barat, Jakarta Utara: 141 orang
    3. Petamburan, Jakarta Pusat: 133 orang
    4. Kebon Kacang, Jakarta Pusat: 96 orang
    5. Penjaringan, Jakarta Utara: 89 orang
    6. Kebon Melati, Jakarta Pusat: 70 orang
    7. Pondok Bambu, Jakarta Timur: 65 orang
    8. Palmerah, Jakarta Barat: 60 orang
    9. Maphar, Jakarta Barat: 59 orang
    10. Kramat, Jakarta Pusat: 58 orang

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB Jakarta) guna menekan penularan virus corona. Pembatasan mulai berlaku sejak 10 April 2020 yang diperpanjang hingga kini memasuki tahap ketiga. PSBB Jakarta tahap ketiga berlaku hingga 4 Juni 2020.

    Meski demikian, jumlah pasien positif corona di Jakarta masih bertambah secara fluktuatif. Sepekan belakangan ini jumlah pasien positif corona meningkat rata-rata 100 orang per hari.

    Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat total pasien positif corona per 3 Juni 2020 mencapai 7.539 orang. "Dari jumlah tersebut, 2.530 orang dinyatakan telah sembuh dan 529 orang meninggal," kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan DKI, Weningtyas Purnomorini, dalam keterangan tertulis, Rabu, 3 Juni 2020.

    LANI DIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setelah Wabah Virus Corona, Pemerintah Kini Waspadai Flu Babi

    Di tengah wabah virus corona, pemerintah Indonesia kini mewaspadai temuan strain baru flu babi. Flu itu pertama kali disinggung pada 29 Juni 2020.