Sidang Praperadilan yang Dimohonkan Aktivis WALHI Berlanjut Pagi Ini

Ilustrasi persidangan. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Sidang pra peradilan yang dimohonkan aktivis Wahana Lingkungan Hidup atau WALHI Zenzi Suhadi terhadap Kepala Satuan Reserse Kriminal Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan berlanjut hari ini, Rabu, 25 Agustus 2020. “Agenda pembuktian dari penggugat.” Demikiann seperti tertera di daftar jadwal sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Kasus bermula dari peristiwa penggeledahan terhadap Zenzi dan rumahnya pada 23 Juli 2020. Pemohon merasa tindakan itu dilakukan secara tidak sah, karena polisi yang datang tidak memperkenalkan diri dan hanya menunjukkan selembar surat yang sekilas terlihat.

“Patut diduga penggeledahan yang dilakukan Termohon merupakan upaya kriminalisasi terhadap pemohon dengan menggunakan alasan menindaklanjuti laporan tentang penyalahgunaan narkoba,” kata rilis yang dikeluarkan tim kuasa hukum Zenzi. Polres Metro Jakarta Selatan dinilai melanggar hukum acara pidana.

Hari ini mereka akan mengajukan alat bukti berupa surat-surat, saksi, dan ahli. Ahlinya adalah Abdul Fickar Hadjar, seorang dosen Fakultas Hukum Universitas Trisakti.

Selasa, 25 Agustus 2020, kepolisian membantah tudingan permohonan praperadilan. Sidang hari ini adalah sidang ketiga.

WINTANG WARASTRI | ENDRI KURNIAWATI






23 Tahun Tragedi Semanggi II: Nasi Bungkus Terakhir Mahasiswa UI Yap Yun Hap

13 jam lalu

23 Tahun Tragedi Semanggi II: Nasi Bungkus Terakhir Mahasiswa UI Yap Yun Hap

Yap Yun Hap adalah salah seorang korban penembakan pada 24 September 1999 dalam Tragedi Semanggi. Siapa pembunuh Yun Hap belum terungkap.


Mahfud Md Dorong Polri Lakukan Reformasi Kultural

3 hari lalu

Mahfud Md Dorong Polri Lakukan Reformasi Kultural

Mahfud Md mengatakan reformasi kultural di kepolisian berjalan stagnan, bahkan mengalami kemunduran.


Pulau Pari Terancam Tenggelam, Warga Tuntut PT Holcim ke Pengadilan Swiss

4 hari lalu

Pulau Pari Terancam Tenggelam, Warga Tuntut PT Holcim ke Pengadilan Swiss

Warga Pulau Pari menggugat PT Holcim ke Pengadilan Swiss karena diduga berkontribusi terhadap perubahan iklim yang mengancam pulau tersebut


Cegah Tawuran di Manggarai, Polres Metro Jakarta Selatan Bangun 2 Pos Pantau

4 hari lalu

Cegah Tawuran di Manggarai, Polres Metro Jakarta Selatan Bangun 2 Pos Pantau

Untuk mengantisipasi tawuran di Manggarai, polisi juga mengerahkan petugas kepolisian, TNI dan Satpol PP hingga RT dan RW setempat.


3 Kali Tawuran di Manggarai dalam Sebulan, Warga Minta Polisi Aktifkan 6 CCTV Mati

5 hari lalu

3 Kali Tawuran di Manggarai dalam Sebulan, Warga Minta Polisi Aktifkan 6 CCTV Mati

Polres Metro Jakarta Selatan mengadakan pertemuan dengan warga untuk cari solusi tawuran di Manggarai.


Anggota Polri di Gorontalo Tertembak Senjata Pelontar Gas air Mata

7 hari lalu

Anggota Polri di Gorontalo Tertembak Senjata Pelontar Gas air Mata

Anggota Polri itu mengalami luka cukup serius dan harus dirawat di rumah sakit.


Polres Jaksel Kerahkan 250 Personel Jaga Mediasi Gojek dan Driver Taksi Online di Blok S Hari Ini

9 hari lalu

Polres Jaksel Kerahkan 250 Personel Jaga Mediasi Gojek dan Driver Taksi Online di Blok S Hari Ini

Pertemuan Gojek dan driver taksi online itu dapat mencapai kesepakatan soal tarif imbas kenaikan harga BBM.


Geger Aksi Pembunuhan Siang Bolong di Tengah Jalan

14 hari lalu

Geger Aksi Pembunuhan Siang Bolong di Tengah Jalan

Ibu dua di bunuh di San Mateo, California menjadi korban pembunuhan di siang bolong.


Pengacara Deolipa Yumara Bandingkan Putri Candrawathi dengan Vanessa Angel, Siapa yang Keji

17 hari lalu

Pengacara Deolipa Yumara Bandingkan Putri Candrawathi dengan Vanessa Angel, Siapa yang Keji

Pengacara Deolipa Yumara Emanuel Herdianto mengungkapkan tidak ditahannya Putri Candrawathi adalah tindakan diskriminatif dan melanggar ketentuan.


Santri Pondok Gontor Tewas Diduga Dianiaya 2 Santri Lain, Jenazah Diautopsi Besok

18 hari lalu

Santri Pondok Gontor Tewas Diduga Dianiaya 2 Santri Lain, Jenazah Diautopsi Besok

Tim siap melakukan proses autopsi jenazah seorang santri Pondok Modern Darussalam Gontor 1 Pusat, Ponorogo, Jawa Timur.