Sosok Sekda DKI Saefullah bagi Anies: Bukan Hanya Kolega tapi Sahabat dan Ayah

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Daerah DKI Saefullah (berbaju biru merah) saat penyerahan bantuan dari Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia untuk warga korban banjir di Balai Kota, Jumat 24 Januari 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    Sekretaris Daerah DKI Saefullah (berbaju biru merah) saat penyerahan bantuan dari Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia untuk warga korban banjir di Balai Kota, Jumat 24 Januari 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Sekretaris Daerah atau Sekda DKI Saefullah meninggalkan kesan luar biasa, bukan hanya sekedar kolega rekan kerja, tapi sahabat hingga ayah bagi semua orang yang mengenalnya.

    "Bagi hampir semua kita, beliau bukan sekadar kolega, bukan sekadar teman kerja. Pak Sekda adalah sahabat. Dan bagi yang junior sering dipandang sebagai ayah," kata Anies di Jakarta, Rabu, 17 September 2020.

    Baca Juga: Selain Terinfeksi Covid-19, Sekda DKI Mengidap Penyakit Jantung dan Asam Lambung

    Salah satu bukti kecilnya adalah selama enam bulan lebih Jakarta bergumul dengan Covid-19, Saefullah setiap hari, setiap waktu bekerja siang-malam bersama-sama untuk memerangi wabah Covid-19 demi melindungi keselamatan warga Jakarta, tanpa pernah diduga, Saefullah sendiri yang terpapar Virus Novel Corona jenis baru ini.

    Karena itu, kata Anies, adalah tanggung jawab masyarakat Jakarta saat ini untuk meneruskan yang telah dikerjakan oleh pria asli Betawi tersebut, termasuk kebaikan-kebaikan yang telah ditorehkan di Balai Kota Jakarta.

    "Sambil kita ingat bahwa semua kita suatu saat akan mengalami kematian. Kita jalankan amanat ini dengan sebaik-baiknya. Kita pegang amanat ini dengan setinggi-tingginya. Insya Allah kita terlindungi dan kita doakan seluruh warga Jakarta segera terbebas dari wabah Covid-19," ucapnya.

    Kepergian Ketua PWNU DKI Jakarta ini juga sebagai seorang pejuang yang tulus ikhlas dengan memerangi Covid-19 siang dan malam, kata Anies, merupakan pesan bagi masyarakat bahwa Covid-19 ini bukanlah sesuatu yang ringan, namun sesuatu yang perlu penanganan dan keseriusan dari setiap pribadi kita.

    "Sekali lagi, saya mohon kepada semua, doakan dan sempatkan untuk Salat Gaib. Dan bagi yang beragama berbeda, selenggarakan di tempat ibadahnya masing-masing, memberikan doa khusus untuk pak Sekda," tuturnya.

    Sekda DKI Jakarta, Saefullah tutup usia pada Rabu pukul 12.55 WIB di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, pada usia 56 tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.