Selama Pandemi Covid-19, 184 Tenaga Kesehatan di Faskes Kota Bekasi Kena Cororna

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kesehatan RSUD Chasbullah Abdullmadjid memakai pakaian pelindung saat simulasi penanganan pasien virus corona di Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 5 Maret 2020. RSUD kota Bekasi menyiapkan 1 ruang isolasi untuk penanganan pasien virus Corona usai Gubernur Ridwan Kamil menetapkan status siaga 1 di Jawa Barat terkait antisipasi penanganan virus corona (Covid-19). TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Petugas kesehatan RSUD Chasbullah Abdullmadjid memakai pakaian pelindung saat simulasi penanganan pasien virus corona di Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 5 Maret 2020. RSUD kota Bekasi menyiapkan 1 ruang isolasi untuk penanganan pasien virus Corona usai Gubernur Ridwan Kamil menetapkan status siaga 1 di Jawa Barat terkait antisipasi penanganan virus corona (Covid-19). TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Bekasi -Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat mencatat ada sebanyak 184 tenaga kesehatan yang bertugas di fasilitas kesehatan milik pemerintah di wilayah setempat terpapar virus Corona selama terjadi pandemi Covid-19.

    "90 persen tenaga medis yang terpapar saat ini sudah sembuh," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati pada Rabu, 22 Oktober 2020.

    Ia merinci 111 tenaga kesehatan berasal dari 43 pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), 71 tenaga kesehatan yang bertugas di tiga rumah sakit umum tipe D dan rumah sakit umum yang menjadi rujukan yaitu RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, dan dua lagi bertugas di rumah sakit darurat (RSD) Stadion Patriot.

    "Statusnya orang tanpa gejala (OTG)," kata Tanti.

    Ia menyadari para tenaga medis tersebut rentan tertular virus Corona. Soalnya, mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat luar maupun pasien yang terpapar virus corona. Karena itu, pemberian vaksin menjadi prioritas.

    "Tenaga kesehatan dituntut untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat," katanya.

    Dilansir dari situs corona.bekasikota.go.id, jumlah kasus secara kumulatif di Kota Bekasi telah mencapai 5444, dengan angka kematian 134 pasien. Kasus aktif sekarang sebanyak 686, sementara pasien sembuh . Wilayah ini dianggap melandai sehingga status zona ditetapkan menjadi oranye, menurun dari sebelumnya merah.

    Baca juga : Maklumat Wali Kota Bekasi Tak Diperpanjang: Jam Malam Tetap Berlaku

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Abai Perbarui Data Pasien Covid-19

    Beberapa pemerintah daerah abai perbarui data pasien positif Covid-19. Padahal, keterbukaan data ini dijamin dalam hukum negara. Berikut detilnya.