Anies Baswedan Positif Covid-19, Dinas Kesehatan DKI: Pelacakan Sedang Berjalan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa, 17 November 2020. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai keterangan terkait pelanggaran protokol kesehatan pada acara Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat yang menimbulkan kerumunan. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa, 17 November 2020. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai keterangan terkait pelanggaran protokol kesehatan pada acara Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat yang menimbulkan kerumunan. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan melacak kontak Gubernur DKI Anies Baswedan dengan pegawai maupun warga yang berinteraksi dengan mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu. "Pelacakan sedang berjalan," kata Kepala Bidang Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia melalui pesan teks, Selasa, 1 Desember 2020.

    Anies dinyatakan positif Covid-19 berdasar hasil tes swab atau tes usap yang keluar pada Selasa dini hari, 1 Desember 2020. Pada Senin kemarin, Anies telah melaksanakan tes swab di Balai Kota DKI Jakarta.

    “Setelah berkonsultasi dan sesuai dengan arahan dokter, saya akan  menjalani isolasi mandiri dan mengikuti prosedur pengobatan yang ditetapkan tim medis,” kata Anies dalam keterangan tertulisnya.

    Dwi mengatakan siapa pun yang merasa kontak dengan Anies bisa menghubungi Dinas Kesehatan DKI maupun mendatangi puskesmas terdekat untuk menjalani tes swab. Tes akan dilakukan di setiap wilayah sesuai dengan lokasi yang mudah dijangkau oleh orang yang kontak erat dengan gubernur.

    "Lokasi swab menyesuaikan dengan yang mudah dijangkau. Puskesmas kami sudah bisa melakukan swab," ujar Dwi. Uji seka hidung dan tenggorokan telah dilakukan terhadap keluarga dan pegawai yang kontak dengan Anies. "Tes swab akan terus berjalan."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Semeru: Fakta dan Data...

    Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanis pada 4 Desember 2021. Erupsi Semeru kali ini diduga akibat curah hujan tinggi dan sejumlah faktor.