Korban Banjir dan Longsor di Lebak Terima Bantuan dari BPBD

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang bapak menggendong anaknya saat menembus banjir di Desa Keusik, Lebak, Banten, Kamis 3 Desember 2020. Banjir yang disebabkan meluapnya Sungai Cimoyan akibat curah hujan tinggi sejak malam hari mengakibatkan puluhan rumah di daerah tersebut terendam banjir. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

    Seorang bapak menggendong anaknya saat menembus banjir di Desa Keusik, Lebak, Banten, Kamis 3 Desember 2020. Banjir yang disebabkan meluapnya Sungai Cimoyan akibat curah hujan tinggi sejak malam hari mengakibatkan puluhan rumah di daerah tersebut terendam banjir. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

    TEMPO.CO, Jakarta - Distribusi bantuan pangan bagi korban banjir dan longsor di sejumlah kecamatan Kabupaten Lebak mulai disalurkan. Bantuan itu didistribusikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak.

    Pelaksana Tugas Kepala BPBD Lebak Pebby Rezki Pratama mengatakan bantuan yang diberikan meliputi beras, lauk pauk, mi instan, dan air minum dalam kemasan. Menurut dia, banjir dan tanah longsor menyebabkan kerusakan rumah warga, bangunan sekolah, dan jembatan serta berdampak pada setidaknya 1.200 orang di 20 kecamatan termasuk Rangkasbitung, Wanasalam, Malingping, Cijaku, Leuwidamar, dan Cimarga.

    "Semua warga korban bencana alam itu mendapat bantuan logistik," kata Pebby di Lebak, Selasa 8 Desember 2020.

    Salah satu kecamatan penerima bantuan logistik korban banjir berada di Leuwidamar. "Kami sangat terbantu menerima bantuan bahan pokok untuk memenuhi konsumsi pangan keluarga," kata Sarta, warga Wantisari, Leuwidamar.

    Baca juga: Curah Hujan Tinggi, BPBD Sebut 10 Kecamatan di Lebak Dilanda Banjir

    BPBD Lebak meminta warga yang tinggal di daerah rawan bencana meningkatkan kewaspadaan. "Kami minta warga yang terdampak banjir dan longsor agar meningkatkan waspada, terlebih curah hujan meningkat," katanya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto