Unggul Hasil Quick Count di Pilkada Depok 2020, Ini Kata Mohammad Idris

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Depok Mohammad Idris memberikan keterangan pers usai launching Gerakan 2 Juta Masker di Kantor Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat, Kamis, 13 Agustus 2020. Gerakan 2 Juta Masker merupakan sebuah gerakan agar semakin banyak warga yang menggunakan masker untuk menghindari paparan Covid-19. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Wali Kota Depok Mohammad Idris memberikan keterangan pers usai launching Gerakan 2 Juta Masker di Kantor Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat, Kamis, 13 Agustus 2020. Gerakan 2 Juta Masker merupakan sebuah gerakan agar semakin banyak warga yang menggunakan masker untuk menghindari paparan Covid-19. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Depok – Unggul sementara hasil quick count Pilkada Depok 2020, calon Wali Kota Depok Mohammad Idris meminta masyarakat menunggu hasil penghitungan resmi dari KPU.

    “Ini belum selesai sampai disini, ini baru hitungan cepat quick count, ada hal yang lebih penting yakni teman-teman relawan mengawal penghitungan manual terhadap hasil pilkada sampai ada penetapan oleh KPU dan dilantik,” kata Mohammad Idris saat dikonfirmasi, Kamis 10 Desember 2020.

    Mohammad Idris optimistis dapat meraih kemenangan dan mengemban amanah sebagai Wali Kota Depok bersama pasangannya Imam Budi Hartono sebagai Wakil Wali Kota Depok periode 2021-2026.

    “Saya dengar laporan suara yang selesai hitung masuk ke KPU baru beberapa dan presentasinya kita tetap masih unggul mudah-mudahan sampai 100 persen unggul,” kata Idris.

    Lebih jauh Idris mengatakan, dirinya saat ini tengah fokus menyiapkan strategi guna menyukseskan janji-janji program selama masa kampanye.

    “Ke depan lebih berat bahkan kita punya 10 janji kampanye, dan kita punya program strategis untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Jadi tugas dan tantangan ke depan lebih besar,” kata Idris.

    Idris pun berpesan kepada seluruh partai politik pendukung dan relawan agar tidak merasa besar kepala setelah meraih kemenangan dalam Pilkada 2020.

    “Harapan saya dan saya yakin tidak ada yang merasa paling berjasa dalam kesuksesan ini, semua berjasa, sekecil apapun yang pernah dilakukan,” kata Idris.

    “Terus terang kerja-kerja Idris-Imam dan partai pengusung serta para relawan dan stakeholder seluruhnya ini tidak selesai sampai di sini, mari kita membangun Depok bersama,” tambah Idris.

    Ketua Tim Pemenangan Mohammad Idris - Imam Budi Hartono, Mohammad Hafid Nasir, telah mendeklarasikan kemenangan pasangan itu berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) Pilkada Depok 2020 di Rumah Relawan Idris (RRI), Cilodong.

    “Alhamdulillah hari ini berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) 75% data TPS yang masuk warga depok Pasangan Dr. KH Mohammad Kiris, MA dan Ir. Imam Budi Hartono Unggul dengan prosentase 55,38 persen berbanding 44,62 persen," kata Hafid dalam keterangan pers yang diterima Tempo, Rabu 9 Desember 2020.

    Baca juga: Idris-Imam Deklarasikan Kemenangan Pilkada Depok 2020 Hasil Quick Count

    Berdasarkan data dari Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) melalui laman https://pilkada2020.kpu.go.id yang diakses pada Kamis 10 Desember 2020, pasangan Idris-Imam unggul pada Pilkada Depok 2020. Mohammad Idris unggul sementara dengan 56,1 persen suara daripada rivalnya Pradi-Afifah dengan 43,9 persen. 

    ADE RIDWAN YANDWIPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.