Wagub DKI Sebut Pemprov Tengah Siapkan ATM untuk Penerima Bansos

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat memberikan keterangan pers di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, pada Selasa, 5 Januari 2021. Tempo/Adam

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat memberikan keterangan pers di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, pada Selasa, 5 Januari 2021. Tempo/Adam

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur atau Wagub DKI Ahmad Riza Patria menyebut pemerintah tengah menyiapkan pemberian kartu ATM Bank DKI untuk warga yang tercatat sebagai penerima Bantuan Sosial Tunai (BST).

    Riza Patria menyebut persiapan pemberian kartu itu akan dilakukan dalam 10 hari ke depan.

    Saat ini Riza menyebut Pemprov DKI dalam proses mencetak kartu ATM tersebut. “Semua warga DKI Jakarta sudah terdaftar di Dukcapil dan sudah otomatis dimasukkan ke Bank DKI. Mulai kemarin sudah dipersiapkan pemberiannya,” kata Riza di Balai Kota DKI pada Rabu, 6 Januari 2021.

    Baca juga: Fakta-fakta Risma Blusukan Jakarta dan Respons Pemprov DKI Soal Tunawisma

    Adapun BST yang akan disalurkan sebesar Rp 300 ribu per kepala keluarga. Di Ibu Kota tercatat ada 1,9 juta penerima BST, di mana 1,15 juta penerima ditanggung oleh Pemprov DKI, sementara sisanya oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.

    Pemberian BST yang ditanggung Pemprov akan disalurkan lewat Bank DKI, sedangkan pemerintah pusat melalui PT Pos. Riza mengatakan pemberian kartu ATM kepada penerima bantuan akan dilakukan secara langsung.

    Alasannya, kata dia, berdasarkan peraturan perbankan, penyerahan kartu ATM tidak boleh diwakili atau dititipkan. “Kami akan siapkan sekolah di sekitar warga. Di ambil di sekolah. Jadi, harus ketemu langsung,” tutur dia. Setelah warga tersebut menerima kartu ATM Bank DKI, bantuan akan langsung ditransfer.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.