Jakarta Timur Gelontorkan Rp 25 Miliar Buat Proyek Atasi Banjir di 11 Lokasi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara motor melintas di depan lapak pedagang kaki lima yang berdiri di atas saluran air bantaran Sungai Banjir Kanal Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin, 20 Juli 2020. ANTARA/Andi Firdaus

    Pengendara motor melintas di depan lapak pedagang kaki lima yang berdiri di atas saluran air bantaran Sungai Banjir Kanal Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin, 20 Juli 2020. ANTARA/Andi Firdaus

    TEMPO.CO, Jakarta - Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur telah menyelesaikan proyek penanggulangan banjir di 11 lokasi melalui pendanaan APBD 2020 senilai total Rp25 miliar.

    "Proses pekerjaan dari 11 lokasi di tahun 2020 ini rampung sekitar 98,98 persen," kata Kasi Pembangunan Sudin Sumber Daya Air Jakarta Timur, Tengku Saugi Zikri di Jakarta, Sabtu, 16 Januari 2021.

    Saugi mengatakan pekerjaan saluran air dan sodetan yang belum tuntas pada 2020 berlokasi di Jalan Pinang Ranti Raya, Pinang Ranti, Makasar, sepanjang 983 meter.

    Kendala yang dihadapi karena lokasi proyek sepanjang 124 meter terdapat jaringan utilitas seperti pipa air bersih milik PDAM, kabel fiber optik, kabel Telkom dan sebagainya.

    "Lokasinya terpotong karena banyaknya jaringan utilitas. Sehingga pembuatan saluran air hanya mencapai 883 meter di lokasi tersebut," katanya.

    Namun di lokasi tersebut, kata Saugi, terbantu dengan saluran drainase tetap (eksisting) yang telah dikuras agar kapasitas rampung bisa optimal.

    Baca juga : BNPB Salurkan Dana Siap Pakai Rp 1 Miliar Untuk Banjir di Kalsel
    Sedangkan pekerjaan yang telah sepenuhnya rampung di antaranya pembuatan dua sodetan air di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, tepatnya di depan kantor Unit Pengelola Penyelidikan, Pengujian dan Pengukuran Dinas SDA DKI sepanjang 46 meter dan di depan kampus IBN hingga Cimory Penas sepanjang 71 meter.

    "Masing-masing sodetan itu dibuat dengan menggunakan box culvert berukuran 1,5x1,15 meter," katanya.

    Kemudian saluran air sepanjang 632 meter di Jalan Nusa Indah I, Malaka Jaya, Duren Sawit. Saluran air sepanjang 460 meter di Jalan Raya Tengah, Kelurahan Tengah, Kramat Jati. Selanjutnya, saluran air di sisi barat Jalan Raya Penggilingan tepatnya dari Jalan Penggilingan Elok hingga Kali Cakung sepanjang 895,20 meter.

    "Kita juga sudah menuntaskan saluran air sepanjang 290 meter di Jalan Cipinang Cempkedak III, Cipinang Cempedak, saluran air sepanjang 281 meter di Jalan Mayjen Soetoyo, Cawang, Jakarta Timur.

    Selain itu saluran air sepanjang 496 meter di Jalan Laut Sulawesi, Duren Sawit, saluran air sepanjang 335 meter di Jalan Malaka Country, Pondok Kopi, saluran air sepanjang 2.376 meter di Jalan Tengki, Cipayung dan saluran air sepanjang 461 meter di Jalan Pertengahan, Kelurahan Cijantung.

    Saugi mengatakan pekerjaan itu menelan biaya sebesar Rp25 miliar dari APBD 2020 dalam rangka mengatasi genangan air hujan atau banjir lokal yang biasa terjadi di kawasan tersebut.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perkiraan Ukuran Tubuh Megalodon, Pemangsa Zaman Purba

    Setelah berbagai macam penelitian yang dilakukan para ahli, akhirnya mereka bisa menyimpulkan perkiraan ukuran tubuh Megalodon, sang hiu purba.