Tawuran di Jatinegara, Polisi: Pelaku Serang Bocah Sedang Main Bola

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tawuran. Dok. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Ilustrasi tawuran. Dok. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, JakartaTawuran pecah di belakang Gedung Kejaksaan Jatinegara, Jalan Bekasi Timur pada Kamis, 21 Januari 2021 pukul 16.30 WIB.

    Kapolsek Jatinegara Komisaris Yusup Suhadma menjelaskan tawuran tersebut berawal dari penyerangan dua remaja bersenjata tajam kepada bocah yang sedang bermain bola. Polisi kini baru menangkap satu dari dua remaja yang tiba-tiba mengepung dan menyerang anak-anak pada Kamis kemarin pukul 16.30 WIB.

    "Alasannya nyerang ga ada, mereka tiba-tiba saja menyerang," ujar Yusup saat dihubungi Tempo, Jumat, 22 Januari 2021.

    Penyerangan terhadap anak-anak itu kemudian dilihat oleh warga sekitar lapangan. Mereka kemudian segera menolong anak-anak tersebut dan melawan dua remaja bersenjata tajam.

    Baca juga: Polisi Identifikasi Terduga Provokator Tawuran Manggarai

    Bentrokan itu kemudian melebar hingga akhirnya terjadi tawuran antarwarga. Imbas kejadian itu satu warga Gang Mayong terluka di bagian betis dan telah dilarikan ke rumah sakit.

    Sampai saat ini, Yusup mengatakan pihaknya baru berhasil menangkap satu pelaku dan masih mengejar satu pelaku lainnya. "Umurnya yang sudah ditangkap ini 20 tahun, ga punya kerjaan alias nganggur," kata Yusup.

    Lebih lanjut, Yusup mengatakan kawasan Jalan Bekasi Timur memang sering terjadi tawuran. Selama 1,5 bulan ia menjabat sebagai Kapolsek Jatinegara, sudah dua kali tawuran antarwarga pecah di sana.

    Polisi kini telah memperketat pengawasan di sana dan mendirikan pos pengamanan. Yusup berharap tawuran dapat diredam dengan kehadiran para petugas.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Deja Vu Kasus Covid-19 Ibu Kota, Gelombang Kedua Mengintai DKI Jakarta

    Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengatakan lonjakan kasus Covid-19 di DKI Jakarta mirip periode sebelumnya. Waspada gelombang kedua wabah virus corona!