Viral Pasar Muamalah Depok Pakai Dinar dan Dirham, Lurah: Baru Tahu

Suasana Pasar Muamalah di Depok. Twitter/@ZaimSaidi

TEMPO.CO, Depok – Lurah Tanah Baru Zakky Fauzan baru tahu ada Pasar Muamalah di Kelurahan Tanah Baru, Beji, Kota Depok, yang menggunakan koin Dinar dan Dirham sebagai alat transaksinya.

“Benar, hasil penelusuran dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta informasi dari lingkungan, terindikasi memang ada transaksi secara muamalah di situ, transaksi jual beli menggunakan Koin Dinar dan Dirham,” kata Zakky dikonfirmasi Tempo, Jumat 29 Januari 2021.

Lurah Tanah Baru itu mengatakan pasar yang terletak di jalan Raya Tanah Baru Rt.003/004 itu melakukan transaksi secara muamalah sehingga disebut sebagai pasar muamalah. Praktek pasar yang dianggap ilegal tersebut baru diketahuinya pada Rabu, 27 Januari lalu.

Setelah mendapat laporan dari warga setempat, Zakky langsung menelusuri informasi tersebut. “Kami baru dapat laporan Rabu kemarin, pelaksanaan pasarnya hanya 2 minggu sekali di hari Minggu,” kata Zakky.

Barang yang di perjualbelikan di pasar muamalah tersebut di antaranya, sendal Nabi, parfum, makanan ringan atau kue, madu, hingga pakaian.






Perda Kota Religius Ditolak, Ketua Pansus: Isinya Tidak Mengatur Soal Hubungan Manusia dengan Tuhan

2 menit lalu

Perda Kota Religius Ditolak, Ketua Pansus: Isinya Tidak Mengatur Soal Hubungan Manusia dengan Tuhan

Perda Kota Religius itu bertujuan untuk memberikan payung hukum kegiatan Pemerintah Kota Depok yang mengusung visi Unggul, Nyaman dan Religius.


Perda Kota Religius Kota Depok Ditolak, Pemprov Jawa Barat Sudah Beri Sinyal Sejak Januari

2 jam lalu

Perda Kota Religius Kota Depok Ditolak, Pemprov Jawa Barat Sudah Beri Sinyal Sejak Januari

Wali Kota Depok Mohammad Idris menyayangkan rancangan Perda Kota Religius tidak bisa disahkan menjadi peraturan daerah.


Bukan Kemendagri Tapi Ridwan Kamil yang Tolak Perda Kota Religius Depok

12 jam lalu

Bukan Kemendagri Tapi Ridwan Kamil yang Tolak Perda Kota Religius Depok

Kemendagri menyatakan penolakan Perda Kota Religius di Kota Depok dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.


Perda Kota Religius Depok Ditolak Kemendagri, Fraksi PDIP: Jadi Mubazir

20 jam lalu

Perda Kota Religius Depok Ditolak Kemendagri, Fraksi PDIP: Jadi Mubazir

Fraksi PDIP sebut penolakan Perda Kota Religius itu sentilan keras terhadap Pemerintah Kota Depok agar tidak terlalu memaksakan kehendak.


Perda Kota Religius Depok Ditolak, Wali Kota: Kami Tidak Mengatur Jilbab dan Salat

20 jam lalu

Perda Kota Religius Depok Ditolak, Wali Kota: Kami Tidak Mengatur Jilbab dan Salat

Wali Kota Depok Mohammad Idris menyatakan tidak gentar untuk tetap melanjutkan pengesahan Perda Kota Religius.


Surga Barang Bekas, Ini 5 Pasar untuk Thrifting di Jakarta

1 hari lalu

Surga Barang Bekas, Ini 5 Pasar untuk Thrifting di Jakarta

Banyak anak muda, khususnya di Jakarta memilih untuk membeli pakaian dan barang lainnya di pasar thrifting ketimbang di pusat perbelanjaan


Rancangan Perda Kota Religius Depok Ditolak Kemendagri, Wakil Wali Kota Ingin Tahu Alasannya

1 hari lalu

Rancangan Perda Kota Religius Depok Ditolak Kemendagri, Wakil Wali Kota Ingin Tahu Alasannya

Kemendagri tidak mengabulkan Rancangan Perda Kota Religius Depok dan wakil wali kota ingin tahu alasannya.


Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan 153 Orang Viral di China

2 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan 153 Orang Viral di China

Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 153 orang menjadi sorotan sejumlah media di China


Wali Kota Depok Minta Warganya Kibarkan Bendera dan Dengarkan Pidato Nadiem Makarim Hari Ini

3 hari lalu

Wali Kota Depok Minta Warganya Kibarkan Bendera dan Dengarkan Pidato Nadiem Makarim Hari Ini

Wali Kota Depok Mohammad Idris meminta warga dan juga para ASN untuk mengibarkan bendera setengah tiang kemarin. Mendengarkan pidato Nadiem Makarim.


Polisi Tetapkan Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Sebagai Tersangka

5 hari lalu

Polisi Tetapkan Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Sebagai Tersangka

Polres Metro Depok menetapkan pelaku pelecehan seksual di KRL sebagai tersangka. Terancam hukuman penjara lebih dari lima tahun.