Begini Warga Senang Uji Coba Jalan Layang Tapal Kuda Tanjung Barat

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara atap rumah warga bercat warna-warni di sekitar flyover tapal kuda, Lenteng Agung, Jakarta, Senin, 18 Januari 2021. Program tersebut bertujuan memperindah kawasan di sekitar jalan layang sebelum peresmian. TEMPO/Subekti

    Foto udara atap rumah warga bercat warna-warni di sekitar flyover tapal kuda, Lenteng Agung, Jakarta, Senin, 18 Januari 2021. Program tersebut bertujuan memperindah kawasan di sekitar jalan layang sebelum peresmian. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Warga Jakarta menyambut baik hari pertama uji coba untuk umum (open traffic) jalan layang Tapal Kuda Tanjung Barat dan Lenteng Agung di Jakarta Selatan.

    Hal itu karena lalu lintas di kawasan tersebut sudah dirasakan tidak macet lagi.

    "Alhamdulillah sudah enak sekarang, udah tidak macet lagi," kata warga Poltangan, Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Wani Kurniadi, 53 tahun, saat ditemui di lokasi 'fly over' Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Ahad, 31 Januari 2021.

    Sejak dibuka untuk umum pukul 08.00 WIB, warga setempat telah mencoba jalan layang tersebut dengan melintas berputar ke arah Pasar Minggu maupun untuk jalan pagi dan berswafoto.

    Wani mengatakan sebelum ada "fly over" dirinya harus berputar di perlintasan Universitas Pancasila untuk bisa ke arah Pasar Minggu atau menempuh jalan ke arah Condet yang lebih jauh.

    Atau saat sebelum 'fly over' dibangun, dirinya dan warga sekitar harus rela mengalami kemacetan di perlintasan Tanjung Barat untuk berputar ke arah Pasar Minggu.

    Baca juga : Besok, Jalan Layang Tapal Kuda Tanjung Barat dan Lenteng Agung Diuji Coba

    "Sekarang tinggal naik 'fly over' lebih cepat, kalau dulu harus antre di perlintasan sampai 15 menit baru bisa jalan," ujarnya.

    Hal senada juga disampaikan warga lainnya yang tinggal persis di depan 'fly over' Tanjung Barat, Ali (54) mengatakan, kini jarak tempuh dari Poltangan ke Pasar Minggu sejauh enam kilometer bisa ditempuh dengan waktu sekitar 10 menit.

    "Kalau dulu 35 menit untuk bisa sampai ke Pasar Minggu, karena harus antre untuk di perlintasan," ujarnya.

    Kehadiran "fly over" Tanjung Barat juga membawa kebanggaan bagi warga sekitar.

    Hajah Marhini (53) ikut mencoba menjajal jalan layang tersebut dengan olah raga jalan pagi.

    Selain jalan kaki, Marhini juga menyempatkan diri untuk berswafoto di atas "fly over" Tanjung Barat karena memiliki pemandangan yang bagus dari atas.

    "Tadi, saya sempat swafoto di atas, pas jalan pagi kan, penasaran ingin coba lihat. Bagus, Tanjung Barat sudah seperti kota sekarang," ujar Hajah Marhini terkait uji coba jalan layang Tapal Kuda itu.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Baru Pengobatan Covid-19 Untuk Hadapi Ancaman Gelombang Ketiga

    Terobosan Baru Pengobatan Covid-19 Untuk Hadapi Ancaman Gelombang Ketiga