DKI Targetkan Penataan Kolong Jembatan Pegangsaan Rampung 2 Pekan Lagi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana kolong jembatan di Pegangsaan, Jakarta Pusat sehari setelah dikunjungi Menteri Sosial Tri Rismaharini, 29 Desember 2020. Tempo/Adam Prireza.

    Suasana kolong jembatan di Pegangsaan, Jakarta Pusat sehari setelah dikunjungi Menteri Sosial Tri Rismaharini, 29 Desember 2020. Tempo/Adam Prireza.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah provinsi DKI Jakarta mengebut penataan kolong Jembatan Pengangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Hingga kemarin, pengerjaan kolong jembatan itu sudah mencapai 70 persen.

    Pelaksana harian Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan, penataan kolong jembatan ini meliputi pembuatan taman dan murah. "Progres penataan saat ini mencapai 70 persen. Pembuatan taman sudah rampung, dan mural juga selesai di gambar bekerja sama dengan mahasiswa Institut Kesenian Jakarta," ujar Irwandi seperti dikutip dari laman resmi Pemprov DKI, Ahad 31 Januari 2021.

    Kolong jembatan ini sebelumnya menjadi lokasi tempat tinggal para pemulung dan tuna wisma. Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma sempat berkunjung ke lokasi ini dan meminta penghuninya pindah ke wisma milik Kementerian Sosial.

    Baca juga: Anak dari Pemulung yang Ditemui Risma di Kolong Jembatan Pegangsaan Meninggal

    Sehari setelah didatangi Risma, kolong jembatan ini ditertibkan oleh Satpol PP DKI Jakarta. Pemprov DKI kemudian menata kolong jembatan ini sebagai lokasi taman.

    Irwandi menjelaskan, pembangunan taman saat ini fokus pada pemasangan lampu hias di kolong jembatan.

    "Konsep lampu hias yang dipasang sama seperti di terowongan Kendal. Bedanya ada kolam ikan yang dibangun di kolong Jembatan Pegangsaan," ujar dia.

    Irwandi mengatakan, penataan kolong jembatan itu ditargetkan rampung dalam dua pekan ke depan. Ia pun meminta Gubernur Anies Baswedan untuk meresmikan penataan kolong jembatan tersebut.

    Adapun untuk penjagaan kawasan itu, Irwandi mengatakan akan menggandeng Karang Taruna dan tokoh masyarakat untuk menjaganya.

    "Kami melibatkan semua pihak dalam penataan hingga pengawasan di kolong Jembatan Pegangsaan sehingga tidak lagi terlihat kumuh," ujar dia.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.