Dino Patti Djalal Sebut 3 Bukti Dugaan Penggelapan Tanah Freddy Kusnadi

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal tengah dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto setelah dinyatakan positif Covid-19. Saat ini, sejumlah pejabat tengah berjuang melawan virus tersebut. Instagram

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal tak gentar membeberkan tiga bukti dugaan seseorang bernama Freddy Kusnadi terlibat dalam kasus mafia tanah. Dino menuding Freddy adalah sindikat mafia tanah yang menggelapkan sertifikat tanah ibunya.

"Saya ingin memberikan tiga bukti mengenai keterlibatan Freddy dalam sindikat mafia tanah," ujar Dino dalam video yang diunggah di akun Instagram miliknya, Senin dinihari, 15 Februari 2021.

Bukti pertama yang diungkap Dino Patti Djalal adalah rekaman pengakuan dari seseorang bernama Sherly. Pada saat ini Sherly telah ditangkap polisi dan berstatus tersangka.

"Saya memberikan apresiasi dan terima kasih karena Sherly telah memberikan pengakuan yang sejujur-jujurnya mengenai peran Freddy dalam salah satu aksi penipuan terhadap rumah ibu saya," ucap Dino.

Bukti kedua adalah bukti transfer uang yang duga merupakan bagian dari hasil penggadaian sertifikat rumah milik ibunya di suatu koperasi.






Perintah Jokowi ke Menteri ATR/BPN: Jangan Beri Ampun Mafia Tanah

2 hari lalu

Perintah Jokowi ke Menteri ATR/BPN: Jangan Beri Ampun Mafia Tanah

Jokowi menyebut Hadi merupakan mantan Panglima TNI, sehingga ia berharap ada ketegasan terhadap para mafia tanah sehingga masyarakat merasa aman.


Laporkan Wiraswastawan Boyolali, Pengusaha Produk Kecantikan Depok Sebut Penipuan

5 hari lalu

Laporkan Wiraswastawan Boyolali, Pengusaha Produk Kecantikan Depok Sebut Penipuan

Pengusaha asal Depok yang melaporkan ke polisi wiraswastawan dari Boyolali dengan tuduhan penipuan dan penggelapan angkat bicara.


Dino Patti Djalal Dukung Anwar Ibrahim Jadi Perdana Menteri Malaysia

8 hari lalu

Dino Patti Djalal Dukung Anwar Ibrahim Jadi Perdana Menteri Malaysia

Dino Patti Djalal menilai Anwar Ibrahim banyak membantu dan secara rutin menjalin silaturahmi dengan Indonesia.


Anggota Polda Babel yang Ajak Istri Tersangka Kasus Narkoba Berhubungan Intim Resmi Ditahan

14 hari lalu

Anggota Polda Babel yang Ajak Istri Tersangka Kasus Narkoba Berhubungan Intim Resmi Ditahan

Seorang anggota Polda Bangka Belitung yang diduga melakukan pemerasan hingga berhubungan intim dengan istri tersangka kasus narkoba ditahan.


Jerumuskan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Tersangka Pakai Uang Investasi buat Beli Mobil

14 hari lalu

Jerumuskan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Tersangka Pakai Uang Investasi buat Beli Mobil

Tersangka penipuan investasi bodong ini menawarkan program investasi di toko online kepada para korban, yang sebagian mahasiswa IPB.


Inilah Profil 7 Konglomerat Pemilik Stasiun Televisi di Indonesia Versi Forbes

23 hari lalu

Inilah Profil 7 Konglomerat Pemilik Stasiun Televisi di Indonesia Versi Forbes

Forbes pada 2021 mencatat tujuh konglomerat pemilik stasiun televisi di Indonesia. Siapa saja mereka?


Eks Wamenlu RI Heran Indonesia Kecam Myanmar tapi Bungkam soal Ukraina

35 hari lalu

Eks Wamenlu RI Heran Indonesia Kecam Myanmar tapi Bungkam soal Ukraina

Dino Patti Djalal mempertanyakan sikap Indonesia yang berbeda antara di Myanmar dan Ukraina.


Targetkan Semua Pesantren Punya Sertifikat Tanah, BPN: Untuk Menyelesaikan Sengketa

47 hari lalu

Targetkan Semua Pesantren Punya Sertifikat Tanah, BPN: Untuk Menyelesaikan Sengketa

BPN menargetkan seluruh tanah pesantren memiliki sertifikat sebagai perlindungan dari penyerobotan mafia tanah.


Wanda Hamidah Bantah Rumahnya Milik Pemda atau Japto Soerjosoemarno

50 hari lalu

Wanda Hamidah Bantah Rumahnya Milik Pemda atau Japto Soerjosoemarno

Keluarganya dipaksa mengosongkan rumah, Wanda Hamidah menduga ada keterlibatan mafia tanah dalam kasus ini.


Wanda Hamidah Dipaksa Kosongkan Rumah, Didatangi Satpol PP hingga Buldoser

51 hari lalu

Wanda Hamidah Dipaksa Kosongkan Rumah, Didatangi Satpol PP hingga Buldoser

Para petugas Satpol PP menerobos masuk ke rumah Wanda Hamidah dan membawa sejumlah barang-barangnya secara paksa.