Seorang Pemuda di Cibodas Tangerang Tewas Terseret Banjir

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang tenggelam. FOX2now.com

    Ilustrasi orang tenggelam. FOX2now.com

    TEMPO.CO, Tangerang - Seorang pemuda warga Kampung Uwung Hilir, Cibodas, Kota Tangerang, ditemukan tewas tenggelam setelah terbawa arus banjir, Sabtu siang. Pemuda bernama Ahmad Wildani (19), hanyut setelah terpeleset usai merakit perahu dari pelepah pisang.

    "Korban ditemukan meninggal oleh tim pencarian PMI Kota Tangerang. Saat ini sudah dievakuasi ke rumah sakit," kata Kabiro Humas PMI Kota Tangerang Ade Kurniawan dihubungi Sabtu 20 Februari 2021.

    Peristiwa itu terjadi pada Sabtu pagi pukul 08.00, saat korban bersama rekannya, yakni Erwin, Ebay dan Enggar sedang membuat rakit dari batang pisang. Korban yang berada di tengah banjir kemudian merasa kakinya kram dan berteriak meminta tolong.

    Teman korban berusaha menolong dengan melempar busa, namun tak mampu menarik Ahmad hingga akhirnya korban tenggelam.

    Petugas gabungan dikerahkan melakukan pencarian korban tenggelam itu. Pada pukul 13.15, jasad korban ditemukan di Kampung Uwung Hilir. "Korban bekerja sebagai petugas kebersihan di salah satu supermarket," katanya.

    Baca juga: Jenazah Remaja Pejaten yang Tenggelam di Kali Ciliwung Ditemukan di Dekat Season

    Camat Cibodas Mahdiar mengimbau warga untuk tidak bermain di lokasi banjir, begitu juga dengan anak-anak agar selalu dipantau oleh orang tua. "Kita imbauan kepada warga untuk tetap di rumah saja atau mengungsi ke posko yang sudah disediakan. Jangan bermain di lokasi banjir yang arusnya deras," katanya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.