Pimpinan Aliran Hakekok di Pandeglang Klaim Dirinya Tuhan yang Berwujud

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi aliran sesat. Shutterstock

    Ilustrasi aliran sesat. Shutterstock

    TEMPO.CO, Pandeglang- Pimpinan aliran Hakekok - Balakasuta di Pandeglang, Banten, Arya, 52 tahun, mengklaim dirinya Tuhan yang berwujud. "Saya ini Amah Sepuh, lebih dari keyakinan yang lain. Daripada meyakini Allah, malaikat-malaikat, kitab-kitab. Mereka tidak berwujud, saya ini berwujud," kata Arya seperti ditirukan Kepala Polres Pandeglang Ajun Komisaris Besar Hamam Wahyudi kepada Tempo, Ahad, 14 Maret 2021.

    Kepada pengikutnya, Arya mengatakan sebagai Amah Sepuh, ia bisa memberikan keselamatan dunia akhirat dan bisa memberikan kesejahteraan, kekayaan. "Amah Sepuh istilahnya, saya ini Gusti Allah lah," kata Hamam mengutip kalimat yang disampaikan Arya saat diperiksa. Ia mengaku Tuhan dan pengikutnya diminta pertolangan kepada dia.

    Baca: Motif Aliran Hakekok - Balakasuta di Pandeglang, Ternyata...

    Melalui paham Balakasuta adopsi dari ajaran Hakekok yang pernah dipelajari Arya sebelumnya, pria beristri dan beranak satu ini menjanjikan seluruh pengikutnya selamat dan akan kaya raya.

    Kelompok Arya bertemu setiap Ahad Wage, pukul 02.00. Mereka menyenandungkan kidung-kidung berbahasa Sunda. Mereka juga melakukan ritual mandi bersama tanpa busana untuk pembersihan dan penyucian diri. "Saat mandi bersama, semua pakaian yang melekat di badan mereka tanggalkan dan dibuang ke sungai," kata Hamam.

    Arya mempelajari aliran Hakekok dari Hambali di Bogor, Jawa Barat pada 2005. Aliran yang dianut Arya saat berguru pada Hambali adalah Hakekok. Pada 2015, Arya menikah dengan wanita asli Pandeglang dan dikaruniai seorang anak.

    Pada 2018, Arya mulai menyebarkan ajaran yang disebutnya sebagai Balakasuta yang diadopsinya dari aliran Hakekok. Menurut Hamam, total jumlah anggota sekte ini 15 orang yang terdiri dari keluarga Arya dan warga kecamatan Ciugelis, Pandeglang. "Seluruh anggotanya dari kalangan tidak mampu, terkebelakang dari sisi ekonomi maupun pendidikan. Tidak sekolah."


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.