Polisi: Demo Mahasiswa di DPP Demokrat Langgar Undang-undang

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Petugas Pengaman Demonstrasi/unjuk rasa/ Petugas Anti Huru-hara. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Ilustrasi Petugas Pengaman Demonstrasi/unjuk rasa/ Petugas Anti Huru-hara. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Hengki Haryadi mengatakan demo sekelompok mahasiswa di depan DPP Partai Demokrat melanggar undang-undang. "Sesusai dengan UU Nomor 9 tahun 1998 terkait penyampaian pendapat di muka umum, jelas ini sudah melanggar, dilaksanakan malam hari, apa lagi sekarang pada saat Covid-19," kata Hengki saat dikonfirmasi, Selasa, 16 Maret 2021. 

    Demonstrasi terjadi pada Senin malam, diikuti sekitar 50 mahasiswa. Meski melanggar peraturan, polisi tidak menangkap satu pun mahasiswa. Polisi hanya berdialog agar mereka membubarkan diri dengan tertib.  

    Baca: Polisi Bubarkan Massa Mahasiswa yang Geruduk Kantor DPP Demokrat Malam Ini

    Hengki mengaku sudah mengecek identitas demonstrans. "Memang beberapa mahasiswa," kata Hengki. 

    Demo mahasiswa di depan DPP Demokrat di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat terjadi sekitar pukul 20.00. Sekelompok orang tiba-tiba menggeruduk dan meminta bertemu ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono

    Demonsltrasi itu membuat arus lalu lintas dari arah Cikini menuju Matraman sempat tertutup dan mengakibatkan kemacetan. Setelah diberi pengertian, massa akhirnya mau meminggirkan diri hingga akses jalan kembali terbuka. 

    Hingga demonstrasi selesai, tidak ada perwakilan DPP Demokrat yang menemui massa. Polisi yang berjaga di lokasi seusai demonstransi membubarkan diri. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ikan Rahasia Dari Amerika

    CIA atau Badan Intelijen Amerika Serikat membuat sebuah robot berbentuk Ikan lele.